Akurat Mengabarkan - 26 Agustus 2020 13:08

LSM LIBAS : Komplek Pelabuhan Labuhanhaji Terkesan Tak Terurus

LSM LIBAS : Komplek Pelabuhan Labuhanhaji Terkesan Tak Terurus
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Tapaktuan, KBBACEH.news – Koordinator LSM Lembaga Independen Bersih Aceh Selatan (LIBAS) Mayfendri SE menyatakan, komplek Pelabuhan Penyeberangan Labuhanhaji terkesan tak terurus.

“Pasalnya, semak belukar dan sampah – sampah dedaunan yang berserak di sebagian badan jalan di dalam komplek pelabuhan dibiarkan begitu saja,” kata Mayfendri kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu (26/8/2020).

Menurutnya, semak belukar dan sampah dedaunan dan plastik bekas minuman ringan yang bertabur di dalam komplek pelabuhan dimaksud telah menimbulkan kesan jorok.

“Selain jorok, juga sebagian plafon Kantor UPTD Pelabuhan Labuhanhaji sudah rusak tanpa ada perbaikan dari dinas terkait,” ujarnya.

Begitu juga, lanjutnya, di dalam komplek pelabuhan tepatnya dibagian pantai telah menjamur caffee – caffee hingga menutupi sebagian pemandangan laut.

“Berdasarkan keterangan sejumlah pengelola caffee, mereka menyewa lapak dengan harga Rp.1,8 juta/tahun,” ungkapnya.

Ia mengatakan, jika saja keberadaan caffee – caffee disepanjang pesisir pantai dalam komplek pelabuhan itu untuk meningkatkan PAD, seharusnya caffee – caffee tersebut ditata dengan baik.

“Artinya, dinas terkait harus membangun caffee semi permanen untuk kenyamanan pengunjung dan pengelola, sehingga tidak terkesan semrawut seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh Selatan, Filda Yuslibar S.STP ketika dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan, tahun 2020 ini tidak ada anggaran untuk perbaikan gedung maupun pembersihan komplek pelabuhan.

“Mengenai warung – warung di komplek pelabuhan dalam tahun ini akan kita garap untuk PAD,” jelasnya. (IS/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!