Akurat Mengabarkan - 14 Januari 2021 09:56

Pemkab Aceh Selatan Bantu Mesin Peralatan dan Modal Usaha Kepada Pelaku Usaha

Pemkab Aceh Selatan Bantu Mesin Peralatan dan Modal Usaha Kepada Pelaku Usaha
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Tapaktuan, KBBACEH.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop-UKM) bantu mesin peralatan dan modal usaha kepada pelaku usaha.

Bantuan mesin peralatan dan modal usaha tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran kepada pelaku usaha, bertempat di Gedung Rumoh Agam, Jalan Nyak Adam Kamil, Tapaktuan, Kamis (14/1/2021) sore.

Selain menyerahkan bantuan mesin peralatan dan modal usaha secara simbolis, Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran dalam kesempatan itu juga membuka pelatihan pembuatan roti bagi usaha mikro.

Turut hadir Sekdakab H Nasjuddin SH MM, para Asisten, Staf Ahli, Wakil Ketua II DPRK Ridwan beserta Ketua Komisi II DPRK Hadi Surya S.TP MT, para kepala SKPK, dan undangan lainnya.

Bupati Tgk Amran mengatakan, bantuan mesin peralatan dan modal usaha ini merupakan wujud perhatian Pemkab Aceh Selatan melalui Disdagperinkop dan UKM kepada pelaku usaha di Kabupaten Aceh Selatan.

“Untuk modal usaha, pada tahun anggaran 2020 melalui sumber dana insentive daerah (DID) khusus diberikan kepada pedagang kakilima (nyak-nyak), yang berjualan pada pasar tradisional, masing – masing menerima bantuannya sebesar Rp. 1 juta,” katanya.

Bantuan ini, sambungnya, sebagai tambahan modal usaha. Jumlah penerima bantuan secara keseluruhan sebanyak 328 pedagang kakilima yang tersebar pada kecamatan yang memiliki pasar tradisional.

“Kami berharap kepada para penerima bantuan mesin peralatan dan modal usaha, manfaatkan bantuan sebaik – baiknya,” ucapnya.

Kepada peserta pelatihan, Bupati Tgk. Amran berpesan agar mengikuti pelatihan dengan baik dan serius, tidak dimengerti ditanyakan sehingga paham betul.

“Pelatihan ini sangat berguna dan bermanfaat bagi peserta dalam mengembangkan usahanya,” pesannya.

Kepala Disdagperinkop dan UKM Aceh Selatan, Teuku Harida Aslim SE MM sebelumnya menjelaskan, penyerahan mesin peralatan dan modal usaha ini merupakan realisasi program kegiatan Tahun 2020, yang sebagian besar sudah dilaksanakan.

“Namun penyerahan oleh Pak Bupati secara simbolis sebenarnya kita laksanakan pada bulan lalu, tetapi kerena sesuatu dan lain hal, maka pada kesempatan ini baru dapat kita laksanakan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, adapun bantuan mesin peralatan dan modal usaha yang diserahkan kepada masyarakat selama tahun anggaran 2020 adalah terdiri dari berbagai jenis mesin dan peralatan dari sumber APBK, DID, DOKA serta dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

“Jumlah modal usaha atau modal kerja yang diserahkan kepada koperasi sebanyak Rp. 500 juta diperuntukkan 5 koperasi yang masing – masing menerima sebesar Rp. 100 juta,” paparnya.

Sedangkan untuk bantuan usaha Mikro (Nyak – nyak) sebesar Rp. 328 juta, untuk 328 pedagang kakilima dan masing – masing menerima sebesar Rp. 1 juta.

“Untuk pelatihan 3 in 1 (three in one) makanan olahan yang akan kita laksanakan ini adalah merupakan hasil MOU atau kerjasama antara Pemkab Aceh Selatan melalui Disdagperinkop-UKM dengan Badan Diklat Industri (BDI) Medan, Sumatera Utara,” tutupnya. (IS/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!