Akurat Mengabarkan -

IKAMAS Dukung Peningkatan Zakat dan Infak di Baitul Mal Aceh Selatan

IKAMAS Dukung Peningkatan Zakat dan Infak di Baitul Mal Aceh Selatan
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Jakarta Timur, KBBAceh.news – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma, S.STP didampingi Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan Taufik Hidayat Harahap, S.Hi, M.Ag, Anggota Badan BMK Tgk. Misbar Basri dan Kepala Sekretariat BMK Gusmawi Mustafa menyerahkan Dokumen Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan tentang “Peluang dan Tantangan dalam Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat Aceh Selatan” kepada Ketua Umum Ikatan Keluarga Masyarakat Aceh Selatan (IKAMAS) Jakarta DR. Irfan Rajes Al-Rami, SQ, MA, Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu, 22 Juni 2024.

Acara yang dirangkai pada kegiatan Rapat Kerja I dan Silaturahim IKAMAS Jakarta bertempat di Ruang Gajah Mada Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad TNI AD) Setu.

Baitul Mal adalah lembaga keistimewaan dan kekhususan pada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Kota di Aceh yang dalam melaksanakan tugasnya bersifat independen yang berwenang untuk menjaga, memelihara, mengelola dan mengembangkan Zakat, Infak, Harta Wakaf dan Harta Keagamaan lainnya dan pengawasan perwalian berdasarkan Syariat Islam.

Penerimaan Zakat dan Infak Baitul Mal Kabupaten (BMK) Aceh Selatan dari tahun ke tahun terjadi peningkatan dimana pada tahun 2020 sebersar Rp. 6.696.559.109, tahun 2021 Rp. 6.943.269.443, tahun 2022 Rp. 7.139.544.664, tahun 2023 Rp. 7.563.024.438, dan tahun 2024 Rp. 2.201.213.375 (Januari sampai dengan Mei 2024).

Berdasarkan instruksi Bupati Aceh Selatan Nomor 01 Tahun 2023 tentang Pemotongan Zakat dan Infak di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyebutkan bahwa penghasilan yang telah mencapai Nishab 94 gram emas murni atau sekitar Rp. 6.900.000 setiap bulannya dikenakan pemotongan Nishab Zakat sebesar 2,5 % sedangkan Penghasilan yang belum mencapai Nishab Zakat dibawah Rp. 6.900.000 setiap bulannya dibebankan infak atau sedekah sebesar 1%.

Keputusan Dewan Pertimbangan Syari’ah (DPS) Baitul Mal Aceh, Nomor: 02/KPTS/2024 tentang Penyesuaian Kembali Nishab Zakat Penghasilan (Profesi) menyebutkan mulai 1 Juli 2024 batas penghasilan kena Zakat per bulan adalah Rp. 10.500.000.

Acara Rapat Kerja I dan Silaturahim IKAMAS Jakarta yang juga dihadiri oleh Anggota DPRK Aceh Selatan Hadi Surya, S.TP, MT, PLT Asisten II Willy Cahyadi, S.Sos, PLT Asisten III Deka Harwinta, M.I.Kom, Kepala Bappeda Aceh Selatan Masrizal, SE, M.Si, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi T. Harida Aslim, SE, Staf Khusus T. Mudasir serta unsur Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan, Direktur MUQ Muhammad Ridho Agung dan seluruh unsur IKAMAS, Kapolres Aceh Selatan, Dandim Aceh Selatan, Kajari Aceh Selatan yang diwakili oleh Kasi Pidsus, Ketua DPRK Aceh Selatan diwakili oleh Wakil Ketua II, dan Ibu PJ Bupati Aceh Selatan / Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Selatan / Bunda PAUD.

Pada kesempatan itu Cut Syazalisma, S.STP menyampaikan bahwa berdasarkan Instruksi Bupati Aceh Selatan, pemotongan Zakat Gaji / Penghasilan dikenakan kepada: Aparatur Sipil Negara dan Instansi Vertikal, Karyawan BUMN / BUMD, Badan Usaha Swasta dan Pemilik Usaha, sedangkan Pemotongan Infak dikenakan kepada: Aparatur Sipil Negara dan Non ASN, Keuchik dan Perangkat Gampong, Karyawan BUMN / BUMD, Badan Usaha Swasta dan Pemilik Usaha, serta Rekanan / Penyedia Barang dan Jasa (atas pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBN/APBA/APBK bernilai mulai Rp. 50.000.000 dikenakan infak 0,5 %).

“Salah satu solusi yang dibutuhkan masyarakat Aceh Selatan adalah adanya dukungan dari seluruh keluarga besar IKAMAS Jakarta dengan menyalurkan Zakat dan Infaknya melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan sehingga potensi kekurangan penerimaan Zakat dapat teratasi,” harap Cut Syazalisma.

Penjabat Bupati Aceh Selatan menyampaikan bahwa dengan regulasi yang ada dan kekhususan Aceh dalam penegakan Syariat Islam maka Zakat dan Infak dari seluruh Masyarakat Aceh Selatan di Jakarta dan perantauan menjadi kebutuhan masyarakat dalam memberdayakan ekonomi masyarakat, pembangunan rumah layak huni, Bantuan Biaya Pendampingan Pasien Berobat ke Banda Aceh, Medan dan Jakarta serta berbagai program unggulan Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Aceh Selatan.

Sementara, Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan Gusmawi Mustafa menyampaikan bahwa dengan penyesuaian Nishab Zakat akibat kenaikan harga emas maka akan berdampak potensi penurunan penerimaan Zakat Mulai Juli 2024 sehingga diperlukan berbagai upaya solusi.

Ketua dan segenap Pengurus Pengurus IKAMAS Jakarta menyambut baik terobosan Penjabat Bupati Aceh Selatan dan siap menindaklanjuti berbagai harapan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dengan berkoordinasi lebih lanjut dengan berbagai Perkumpulan Masyarakat Aceh Selatan yang bergabung dibawah naungan IKAMAS Jakarta sebagai wujud kepedulian bersama bagi masyarakat Aceh Selatan.

Jumlah Muzakki (orang yang berzakat) dan Munfiq (orang yang berinfak) di Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan terjadi kenaikan dimana tahun 2022 sebanyak 4.834 orang dan tahun 2023 menjadi 5.132 orang dimana melayani 5.667 mustahiq (penerima manfaat dari Zakat dan Infak yang disetorkan). (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!