Akurat Mengabarkan -

Jembatan Lintas Medan – Kutacane Sudah Kembali Lancar Dilalui

Jembatan Lintas Medan – Kutacane Sudah Kembali Lancar Dilalui
  Akurat Mengabarkan
Bagikan:

Aceh Tenggara.KBBAceh.News – Jembatan lintas yang berlokasi di Jalan Nasional Medan – Kutacane tepatnya wilayah Kuning I kecamatan Bambel Aceh Tenggara kini sudah lancar untuk dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua.

Sebelumnya akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Aceh Tenggara (Agara) mengakibatkan banjir di sejumlah titik semakin meluas, Senin (21/8/2023).

Hal tersebut membuat Tanggul Sungai Lawe Kinga yang di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur meluap yang berdampak pada rumah dan lahan pertanian warga terendam banjir dengan ketinggian hampir 50 centimeter.

Untuk jembatan yang berlokasi di Jalan Nasional Medan – Kutacane tepatnya di Kuning I ikut tersumbat Karena dibawah jembatan dipenuhi berbagai kayu gelondongan.

Pantauan KBBAceh.News terlihat pihak BPBD kabupaten Aceh Tenggara, menurunkan dua alat berat excavator untuk bekerja membuang dan mengangkat seluruh material batu maupun kayu gelondongan yang nyangkut di lokasi jembatan tersebut.

Akhirnya sekitar pukul 18.30 WIB jembatan sudah bisa untuk dilewati berbagai jenis kendaraan.

Kepala desa Kuning I, Selamat mengucapkan terima kasih kepada pihak BPBD setempat untuk tanggap dan cepat mengatasi jembatan yang tersumbat itu.

“Karena jika tidak cepat alat berat excavator diturunkan tentu air luapan sungai Lawe Kinga tersebut bisa meluas ke pemukiman penduduk setempat,” Ujar Kepala desa Kuning I.

Ia juga mengucapkan kepada pihak Kepolisian dan jajaran Polsek maupun Danramil yang sudah bersusah payah membantu dalam mengatur lalulintas jalan.

Sebelumnya, banjir merendam belasan kecamatan di Kabupaten Agara, dengan debit air sungai yang semakin besar hingga mengakibatkan jembatan jalan Lintas Kutacane-Medan, Desa Kuning Satu, Kecamatan Bambel tersumbat kayu gelondongan.

Selain kayu, tumpukan sampah juga menjadi penyebab air melimpah dan menggenangi badan jalan setinggi satu meter hingga sulit dilalui kendaraan.

Untuk mengamankan arus lalu lintas, sejumlah warga serta pemuda setempat dan petugas TNI/Polri terlihat mengatur lalu lintas kendaraan, guna menghindari kecelakaan dan kemacetan panjang.

Kepala BPBD kabupaten Aceh Tenggara, Nazmi Desky, Ia mengaku BPBD Agara berupaya keras menutup tanggul yang jebol, sejumlah alat berat telah diturunkan ke lokasi, namun debit air yang masih tinggi sehingga Daerah aliran sungai (DAS) tidak mampu menampung hingga melimpah kejalan raya.

Data yang dihimpun dari BPBD Agara, lima kecamatan yang terendam banjir meliputi, Lawe Sumur, Semadam, Bukit Tusam, Kecamatan Lawe Bulan, dan yang terparah di wilayah Bambel.

Sementara, kondisi banjir yang paling parah pada Kecamatan Bambel sebanyak 14 desa, yakni Kuta Buluh, Lawe Hijo Metuah, Lawe Hijo, Kute Ampera, Kuning I, Rikit, Kute Seri, Pedesi, Pinding, Terutung Seperai, Pulo Perengge, Kute Likat, Terutung Payung Gabungan, dan Terutung Payung Hilir.

Di Kecamatan Lawe Sumur terdampak empat desa, yakni Kuta Lesung, Buah Pala, Teger Miko, dan dan Setia Baru. Selanjutnya Kecamatan Bukit Tusam enam desa, di antaranya Darul Imami, Gumpang, Kuta Lingga, Tenembak Bintang, Kute Gekhat dan Maha Singkil.

Selanjutnya, Kecamatan Lawe Bulan tiga desa yakni Polonas Baru, Kutambaru Bencawan, dan Kutambaru. Kecamatan Semadam dua desa yang terdampak banjir yakni, yaitu Lawe Kinga Gabungan dan Lawe Kinga Lapter.

“Korban jiwa tidak ada, terdampak akibat banjir tersebut sebanyak 1.177 kepala keluarga dan 4.843 jiwa,” kata Nazmi Desky.

Nazmi Desky menyebutkan sejumlah fasilitas umum seperti Masjid Desa Lawe Hijo, SDN 2 Lawe Hijo, Masjid Pinding, Jembatan Lawe Hijo Ampera Putus, SD/MIS Terutung Payung, dan jalan nasional juga terndam banjir.

Nazmi Desky menambahkan bahwa pihaknya telah menurunkan empat unit excavator untuk menutup tanggul yang jebol dan membersihkan beberapa jembatan yang tersumbat.

“Empat unit excavator sudah kami turunkan guna menutup tanggul yang jebol, dan tenda untuk pengungsian telah di sediakan disejumlah titik,” Pungkas Nazmi Desky.[Hidayat]

Bagikan:

Warning: Undefined variable $post in /home/n1608374/public_html/kbbaceh.news/wp-content/themes/kompasX/functions.php on line 102

Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/n1608374/public_html/kbbaceh.news/wp-content/themes/kompasX/functions.php on line 102

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!