Akurat Mengabarkan -

Keuchik Gampong Jilatang : Tidak Benar Lapangan Futsal Terbengkalai

Keuchik Gampong Jilatang : Tidak Benar Lapangan Futsal Terbengkalai
  
Bagikan:

Tapaktuan, KBBACEH.news – Keuchik Gampong Jilatang, M. Yasin Fajri S.Pd.I menyatakan, tidak benar pembangunan lapangan futsal di Gampong Jilatang, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, terbengkalai.

“Lapangan futsal itu tidak terbengkalai, hanya saja pembangunan lanjutan tidak ada,” kata M. Yasin Fajri kepada wartawan di Tapaktuan, Selasa (25/5/2021).

Menurutnya, bangunan Lapangan Futsal Rangka Baja Gampong Jilatang di bangun dengan Dana Desa tahun 2019 atas permintaan para Pemuda serta hasil Musyawarah Gampong saat itu.

“Sedangkan ketersediaan dana pembangunan rangka baja saja dengan dana tersedia Rp. 178. Rencananya tahun 2020 kita lanjutkan atap tribun rangka baja,” jelasnya.

Namun, sambungnya, karena pandemi Covid-19 awal tahun 2020, maka tidak ada lanjutan pembangunan lagi hingga sampai sekarang.

“Karena pembangunannya membutuhkan biaya yang besar dan tahun 2021 kita hanya fokus BLT dan program lainya,” ungkapnya.

Ia menyebut, terkait pembangunan lapangan futsal, semua masyarakat Gampong Jilatang sudah tau, dan tidak ada yang ditutupi.

“Sebab dana pembangunan lanjutan tidak ada pada tahun berikutnya dan pengerjaannya kita serahkan ke TPK Gampong yang ditunjuk masyarakat,”

Jadi, jelasnya lagi, tidak benar terbengkalai hanya saja tahun 2020 dan 2021 tidak ada dana untuk melanjutkan pembangunan atap atau kelengkapan lainya.

“Terkait berita miring terhadap saya, pihak media tidak pernah menghubungi saya, nomor saya aktif 24 jam, baik nomor yang saya kenal maupun tidak tetap saya angkat, karena kita sudah menjadi abdi kepada masyarakat,” sebutnya.

Malahan, sambungnya, pihaknya sebelumnya pernah menyampaikan awal perencanaan kepada TPK agar dana pembangunan lapangan futsal itu sebatas kemampuan dana yang tersedia.

“Sebab tahun depan (2020) kita anggarkan kembali. Tetapi apa boleh buat pandemi Covid-19 melanda. Makanya kita sesuaikan dengan anggaran yang ada,” ucapnya.

Konon lagi, tambahnya, pembangunan sarana olah raga itu harus kokoh, dan bisa dimanfaatkan untuk 10 sampai 20 tahun kedepan.

“Membangun sarana olah raga di lihat kualitasnya jangan sampai tidak kuat. Apalagi ukuran yang sangat besar, panjang 30 meter dan lebar 16 meter,” pungkasnya. (IS/Red).

Bagikan:

Warning: Undefined variable $post in /home/n1608374/public_html/kbbaceh.news/wp-content/themes/kompasX/functions.php on line 102

Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/n1608374/public_html/kbbaceh.news/wp-content/themes/kompasX/functions.php on line 102

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!