Akurat Mengabarkan -

Peristiwa “Jambo Keupok” dan Komitmen Presiden Jokowi Di Tanah Aceh

Peristiwa “Jambo Keupok” dan Komitmen Presiden Jokowi Di Tanah Aceh
T. Sukandi Ketua PeTA  Akurat Mengabarkan
Bagikan:

Tapaktuan, KBBAceh.news – Konflik hanya menghasilkan korban, dendam hingga pelanggaran HAM yang berkepanjangan, begitulah Ketua PeTA Aceh Teuku Sukandi memulai kalimatnya mengenang konflik yang puluhan tahun sempat menyelimuti tanoh rencong Aceh.

Selain itu, lanjutnya konflik juga menimbulkan rasa trauma hingga rusaknya ideologi suatu bangsa dalam bernegara bahkan kerugian baik moril maupun materil dalam tatanan kehidupan suatu negara.

” Alhamdulillah, di era presiden Joko Widodo dengan penuh kesadaran dan ketulusannya sebagai negarawan telah mengambil suatu kesimpulan untuk menangani semua kondisi tersebut dengan melakukan penyesuaian pelanggaran HAM berat non yudisial yang pernah terjadi di bumi Pertiwi,” ucapnya Rabu (28/6/2023).

Aceh Selatan, tepatnya Gampong Jambo Keupok Kecamatan Kuta Bahagia juga masuk dalam program penyelesaian pelanggaran HAM berat non yudisial tersebut atas peristiwa kelabu yang terjadi pada 17 Mei 2003 silam.

” Tentunya langkah ini kita sambut positif, semoga keluarga korban mendapatkan hak-hak yang diperjuangkannya selama 20 tahun lebih,” ucap Sukandi.

Sebagai salah seorang saksi sejarah konflik Aceh, Sukandi sangat berharap pada Pemerintahan Presiden Jokowi agar dapat menyelesaikan permasalahan dimasa lalu tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai harapan keluarga korban.

” Selain kepada keluarga korban, kita berharap pemerintah pusat juga menampung aspirasi masyarakat setempat seperti keinginan masyarakat agar di Gampong tersebut dibantu pembangunan masjid, jembatan penghubung Gampong dan fasilitas publik lainnya,” imbuh Sukandi.

Pemerintah Republik Indonesia berencana akan menyalurkan bantuan rumah layak huni sebanyak 16 unit kepada keluarga korban, di samping itu selain rumah pihak ahli waris korban konflik, kepada 62 orang lainnya akan diberikan berupa bantuan sosial sembako PKH, jaminan kesehatan Premium, Bantuan UMKM dan bantuan pendidikan.

Sementara itu, salah seorang warga Gampong Jambo Keupok, Dedy Saputra sangat mengapresiasi langkah baik Presiden Joko Widodo atas bantuan yang diberikan kepada korban konflik Aceh.

“Bantuan yang akan disalurkan nantinya kalau bisa dapat ditingkatkan, sehingga masyarakat korban konflik mendapat perhatian khusus dari pemerintah dalam penyelesaian konflik secara komprehensif”, pungkas Dedy Saputra.(My/Red)

Bagikan:

Warning: Undefined variable $post in /home/n1608374/public_html/kbbaceh.news/wp-content/themes/kompasX/functions.php on line 102

Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/n1608374/public_html/kbbaceh.news/wp-content/themes/kompasX/functions.php on line 102

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!