Hingga Akhir 2021, Ketersediaan Pupuk Bersubsidi Di Bakongan Timur Dan Kluet Tengah Kosong, Ini Penyebabnya

Hingga Akhir 2021, Ketersediaan Pupuk Bersubsidi Di Bakongan Timur Dan Kluet Tengah Kosong, Ini Penyebabnya
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Tapaktuan, KBBACEH.news – Hingga akhir tahun 2021, dua kecamatan di Aceh Selatan yaitu Bakongan Timur dan Kluet Tengah tidak mendapatkan suplay pupuk bersubsidi yang disediakan pemerintah.

Hal ini tentu saja dapat menjadi kendala bagi petani di dua kecamatan tersebut, pasalnya kebutuhan pupuk bersubsidi sendiri sangat penting dalam mendukung dan mempermudah petani untuk mendapatkan hasil panen yang baik.

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan KBBACEH.news pada beberapa narasumber, bahwa ketidaktersediaan pupuk bersubsidi di dua kecamatan tersebut disebabkan tidak adanya kelompok petani yang mendaftarkan diri sebagai peserta elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok yang merupakan syarat untuk mendapatkan kuota pupuk bersubsidi.

Namun demikian, pemerintah Aceh Selatan melalui dinas terkait dan penyuluh di kecamatan terus melakukan sosialisasi dan upaya lainnya kepada petani atau kelompok tani, sehingga dipastikan pada tahun 2022 kedua kecamatan tersebut dan kecamatan lainnya di Aceh Selatan akan mendapatkan suplay pupuk bersubsidi.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas pertanian Aceh Selatan, Zulfa, SP mengimbau agar masyarakat petani dapat memahami pentingnya menjadi peserta e – RDKK, untuk itu ia meminta agar petani yang belum menjadi peserta segera mendaftarkan diri ke penyuluh pertanian yang ada di setiap kecamatan.

“Kita terus melakukan sosialisasi melalui penyuluh yang ada di setiap kecamatan bagaimana proses untuk mendapatkan kepesertaan dalam e – RDKK, saat ini semua data e – RDKK sudah kita ajukan, insya Allah tahun 2022 semua kecamatan akan mendapatkan suplay pupuk bersubsidi dari pemerintah,” ucapnya kepada KBB,ACEH.news saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon, Sabtu (13/11/2021).

Salah seorang pengecer pupuk bersubsidi di Kluet Utara, Ibrahim mengatakan tidak ada potensi kelangkaan pupuk bersubsidi, dia memastikan untuk musim tanam padi ketersediaan pupuk masih cukup di Kluet Utara.

“Untuk harga saat ini masih dapat dijual dengan harga bersubsidi, untuk pupuk poska harganya Rp.130.000 per sak diantar sampai ke tempat, dan urea Rp 112.000 persak,” ucapnya. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar