Tapaktuan, KBBACEH.news – Pernahkah anda berkunjung ke objek wisata Pulau Dua di Gampong Ujung Pulo Rayeuk, Kec. Bakongan Timur, Kab. Aceh Selatan ? Kalau pernah, tentu anda akan melihat kawanan burung perling (Aplonis panayensis) beterbangan mengintari pulau itu menjelang matahari terbenam.
Kawanan burung perling yang berterbangan dari pegunungan menuju hutan kecil Pulau Dua tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tak sedikit momen tersebut diabadikan oleh wisatawan lokal maupun dari luar daerah.
Selain indahnya suasana menjelang matahari terbenam dengan pemandangan menakjubkan munculnya kawanan burung perling, air Laut di objek Pulau Dua nan tenang membuat para wisatawan berlama-lama berendam dibibir pantai.

Berdasarkan cerita, Pulau Dua merupakan pulau legenda hasil pertarungan Tuan Tapa dengan dua ekor naga. Dalam pertarungan tersebut seekor naga lari menabrak sebuah pulau sehingga pulau yang tadinya satu menjadi dua. Satu pulau di namai Pulau Kaye dan satu lagi di namai Pulau Tengku.
Ketua Tapaktuan Diving Club (TDC) Aceh Selatan, Mayfendri mengatakan, kenapa Pulau Kaye berubah di namai Pulau Dua, karena di lautan Samudera Hindia itu terdapat dua pulau hingga masyarakat setempat menamai Pulau Dua sehingga sekarang menjadi daya tarik kunjungan wisatawan ke Aceh Selatan.
“Kita berada di Pulau Dua akan disuguhi hamparan pasir pantai putih, pemandangan bawah laut dengan hiasan terumbu karang yang menakjubkan,” kata Mayfendri kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu (18/1/2023).
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Dinas Pariwisata terus membenah destinasi wisata Pulau Dua dengan pembangunan fasilitas pendukung untuk memikat kunjungan wisatawan.
“Jarak tempuh dari pantai Gampong Ujung Pulo Reyeuk ke Pulau Dua lebih kurang 30 menit menggunakan perahu dengan tarif Rp. 50.000 pulang pergi,” ujarnya.
Namun belakangan ini, lanjutnya, kunjungan wisatawan ke Pulau Dua mulai menurun sehingga diperlukan langkah-langkah untuk membangkitkan kembali gairah wisatawan berkunjung ke pulau tersebut.
“Salah satunya dengan mengadakan event-event di destinasi wisata Pulau Dua sebagai penarik kunjungan wisatawan,” ucapnya.
Selain itu, sambungnya, Pemkab Aceh Selatan supaya membenah Pulau Tengku untuk dijadikan objek wisata religi, karena dikawasan pulau itu terdapat kuburan panjang.
“Jika Pulau Tengku ini dibenahi sudah tentu bakal menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyukai wisata religi,” pungkasnya. (Red).