Ketua Satgas SAR Subulussalam : Minta Walikota Evaluasi Kinerja Kalak BPBD Di Duga Kurang Respon Terhadap Operasi Pencarian Korban Mobil Jatuh.

Ketua Satgas SAR Subulussalam : Minta Walikota Evaluasi Kinerja Kalak BPBD Di Duga Kurang Respon Terhadap Operasi Pencarian Korban Mobil Jatuh.
Ketua Satgas SAR Subulussalam Maslin Kombih  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Subulussalam, KBBAceh.news – Sampai dengan hari ketiga pencarian tiga orang korban mobil Avanza yang masuk ke jurang di aliran Sungai Lae Kombih pada Sabtu, 26/04/2025 sampai dengan pukul 18.00 WIB masih belum menampakkan hasil.

Ketua Satgas SAR Kota Subulussalam Maslin Kombih kepada kbbaceh.news mengatakan sampai dengan tadi sore jam 18.00 WIB pencarian terhadap korban masih belum membuahkan hasil, “Tim SAR Gabungan sudah menyusuri sepanjang aliran Sungai Lae Kombih mulai dari tempat jatuhnya mobil Avanza, Air Terjun Kedabuhan sampai dengan ke arah Kota Subulussalam  di seputaran area Wisata Sikelang, namun belum ada tanda-tanda akan munculnya ke tiga korban tersebut”, ungkap Maslin

Ketika di tanya oleh media ini melalui saluran telepon apa aja kendala dilapangan selama operasi pencarian ini, Maslin mengatakan bahwa kendala teknisnya memang lokasi jatuhnya mobil Avanza tersebut terbilang sangat ekstrim jika dilakukan penyelaman atau turun langsung ke dasar sungai, dan juga arus sungai Lae Kombih ini terbilang cukup deras.

“Jadi seperti pengalaman sebelumnya, dalam melakukan pencarian terhadap korban mobil yang jatuh ke jurang aliran Sungai Lae Kombih ini, kita hanya menyusuri sepanjang aliran Sungai Lae Kombih ini”, ujarnya.

Namun yang sangat di kita sesalkan ucap Maslin adalah kendala Non Teknis, yaitu masalah ketersediaan logistik bagi Tim SAR Gabungan yang sedang melakukan operasi pencarian.

Ia sangat menyesalkan terhadap kurang responsifnya Kepala Pelaksana BPBD Kota Subulussalam Ramadhan, “Seperti hari ini Tim SAR Gabungan terpaksa harus membeli sendiri untuk logistic atau makan siang, tim sudah capek-capek seharian penuh melakukan operasi, tapi ternyata ketersediaan logistic tidak terpenuhi”, ungkap Maslin kepada media ini.

“Sudah coba kita hubungi by phone namun tidak ada jawaban dari Kalak BPBD Subulussalam Ramadhan, jadi sepertinya terkesan Kalak BPBD tidak mengerti tugas dan tupoksi BPBD itu apa ketika terjadi bencana, kita menghimbau kepada Walikota Subulussalam untuk mengevaluasi kinerja Kalak BPBD Kota Subulussalam ini”, pungkas Maslin.

Terus terang kami ini Satgas SAR Subulussalam dan relawan lainnya tidak digaji, tapi kami mempunyai hati nurani dan rasa tanggung jawab terhadap musibah atupun kejadian-kejadian yang membahayakan jiwa manusia. “Kami para relawan ini tidak mengharap balas jasa, tapi kami hanya mohon di hargai oleh pihak terkait yang mempunyai tanggung jawab”, tutup Maslin Kombih (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar