Cahaya Kelahiran Yang Menyegarkan Zaman

Cahaya Kelahiran Yang Menyegarkan Zaman
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:
KBBAceh.News | Tapaktuan – Kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah anugerah terbesar bagi umat manusia. Beliau lahir di tengah masyarakat yang terjerat gelapnya penyembahan berhala, ketidakadilan sosial, dan akhlak yang rusak. Namun dari rahim yang suci itu, lahirlah sosok yang membawa cahaya—cahaya tauhid yang murni dan akhlak yang lembut. Sejak itu, arah kehidupan manusia berubah. Yang dulu gelap, menjadi terang. Yang dulu tanpa arah, kini menemukan jalan pulang.
Kita bersyukur karena kelahiran beliau bukan hanya sebuah peristiwa sejarah, tetapi juga pintu bagi lahirnya teladan yang terus hidup hingga hari ini. Rasulullah SAW tidak hanya mengajarkan tentang ibadah, tetapi juga bagaimana cara tersenyum, cara bersikap lembut, cara menghargai orang lain, hingga cara menjaga hati agar tetap bersih.
Kalau kita renungkan, betapa indahnya jika Sunnah beliau dihidupkan dalam kehidupan kita hari ini. Di zaman modern yang serba sibuk, penuh hiruk-pikuk, banyak orang kehilangan ketenangan. Padahal, Rasulullah sudah memberi contoh sederhana: menebar salam, duduk bersama keluarga, berbicara dengan penuh kasih, makan dengan secukupnya, dan tidak pernah berlebihan dalam apapun. Inilah Sunnah yang jika dipahami dan dijalani, mampu menyejukkan hati di tengah panasnya dunia yang penuh persaingan.
Maka, mari kita sambut kelahiran Nabi dengan rasa gembira, bukan sekadar dengan perayaan lahiriah, tetapi dengan menghidupkan teladan beliau. Membawa Sunnah dalam keseharian: berlaku jujur di tempat kerja, berkasih sayang dalam keluarga, rendah hati dalam pergaulan, dan selalu menghadirkan Allah dalam setiap langkah.
Kehadiran beliau adalah cahaya yang tidak pernah padam. Dan tugas kita sebagai umatnya adalah menjaga cahaya itu agar tetap bersinar, tidak hanya untuk diri kita, tetapi juga untuk sesama. Dengan begitu, kelahiran Nabi bukan hanya dikenang setiap tahun, tetapi dirasakan manfaatnya setiap detik dalam kehidupan kita.
(By Dr. Khairuddin, S.Ag,. MA)
Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!