PeKA : Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Batu Itam Diduga Otoriter

PeKA : Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Batu Itam Diduga Otoriter
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Tapaktuan, KBBACEH.news – Pemerhati Kebijakan Aceh Selatan (PeKA) Teuku Sukandi menyatakan, terkait mutasi guru SDN 1 Batu Itam, Kec. Tapaktuan, oknum kepala sekolah tersebut diduga otoriter terhadap bawahan.

“Saya juga menilai mutasi ini ada konspirasi atau persekongkolan antara Kepala Disdikbud Aceh Selatan dengan oknum Kepala SDN 1 Batu Itam,” ungkap Teuku Sukandi kepada wartawan di Tapaktuan, Kamis (16/9/2021).

Alasan kenapa ada konspirasi, lanjutnya, disinyalir ada unsur kedekatan antara oknum kepala sekolah dengan Kepala Disdikbud Aceh Selatan, karena satu leting sekolah.

“Berdasarkan keterangan para guru dan honorer yang datang menjumpai saya dirumah beberapa hari lalu, mereka menyampaikan informasi tentang tingkah polah oknum kepala sekolahnya yang sangat otoriter,” ujarnya.

Ia menyebutkan, oknum kepala sekolah telah mengajukan pemindahan guru, Cut Rosnita S.Pd yang juga selaku bendahara SDN 1 Batu Itam ke SDN Terbangan, Kec. Pasie Raja.

“Berdasarkan informasi karena bendahara yang dipindahkannya itu diduga tidak bisa diajak kerja sama dalam urusan mengolah dana BOS,” ucapnya.

Juga sebelumnya, sambungnya, oknum kepala sekolah tersebut telah memecat tenaga honorer merangkap operator sekolah, Desti Marsella, secara se mena – mena,” sebutnya.

Padahal guru yang dipindahkan ke SDN Terbangan, Kec. Pasie Raja, serta tenaga honorer yang dipecat itu adalah warga Gampong Batu Itam itu sendiri.

“Dimana setiap awal tahun ajaran, peran mereka sangat dibutuhkan untuk mengajak serta mendapat calon murid baru dengan segala upayanya,” cetusnya.

Selain itu, lanjutnya, oknum kepala sekolah tersebut dianggap otoriter bukan karna mulutnya yang tajam tidak ber etika tetapi tindakannya semena – mena asal pecat, tanpa ada alasan hukum yang jelas.

“Demikian juga dengan tindakannya memindahkan guru yang telah mengikuti seleksi calon kepala sekolah (Cakep), ini adalah pembunuhan karakter, sedangkan beliau tidak pernah mengikuti seleksi Cakep,” pungkasnya.

Sehubungan pernyataan Teuku Sukandi tersebut, wartawan belum mengkonfirmasi Kepala Disdikbud Aceh Selatan, Erdiansyah S.Pd.

Namun sebelumnya, ia menyatakan, mutasi tersebut akan dievaluasi kembali. “Ya, nanti akan kita evaluasi kembali,” jawabnya singkat. (IS/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Komentar