KBBAceh.News | SUBULUSSALAM – Lebih dari satu bulan air PDAM di kota Subulussalam tak mengalir membuat warga di kecamatan penanggalan kota Subulussalam kesulitan dalam mengakses air bersih, terlebih lagi saat ini cuaca di kota subulussalam sedang mengalami musim panas sehingga membuat sumur-sumur milik warga juga mengalami kekeringan dan memperburuk kondisi akses terhadap air bersih bagi warga.
Akibat kesal karena air PDAM tak kian Kunjung mengalir, warga pun akhirnya membentangkan spanduk belasungkawa di ruas jalan di Kota subulussalam sebagai bentuk keprihatinan mereka. spanduk yang berlatar HUT ke 80 Republik indonesia tersebut bertuliskan:
“innalillahi wa inna illaihi rajiun,telah menghilang jasad air pam mulai bulan juli 2025 sampai sekarang, jasad air pam tersebut belum di temukan.pihak keluarga air pam tersebut di hubungi enggan di konfirmasi. pihak masyarakat yang selama ini menggunakan air pam tersebut sudah sangat resah,kami mohon kepada pihak pemko(pemerintahan kota subulussalam) agar segera mengirimkan tim untuk menelusuri jasad dari air pam tersebut.”””
Nursiah Manik, salah seorang warga kecamatan penanggalan mengatakan “memang benar air pam di penanggalan ini sudah tidak mengalir cukup lama, sehingga kami para warga sangat kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih saat ini juga sedang musim kekeringan, sehingga warga terpaksa mengambil air dari sungai-sungai yang bahkan jaraknya bisa beberapa kilo meter” ujar Nursiah.
“Saat ini kami sangat membutuhkan akses air bersih,tentu kami berharap pemerintah kota subulussalam dapat tanggap dengan kondisi yang sedang di alami oleh masyarakat di kecamatan penanggalan ini “ tambah Nursiah.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam, Ir.Alhaddin saat di konfirmasi melalui pesan singkat mengatakan “Ada (air pam) masih mengalir,tapi dengan cara Buka-tutup,karena pompa yang masih hidup(berfungsi) cuma 1 dari total 4 pompa,”” ujarnya.
“Saya sudah menyampaikan laporan terkait hal ini kepada walikota Subulussalam,karena biaya rutinya pun tidak ada, dan saat ini sedang di upayakan perbaikan untuk pompa yang rusak” tambah Aladin.
Kebutuhan akan air bersih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat, sehingga masyarakat berharap pemerintah dapat segera mengatasi dan memberikan perhatian yang serius terhadap kesulitan akses air bersih bagi warga di Kecamatan Penanggalan,Kota Subulussalam. (Rofie)