Tapaktuan, KBBACEH.news – Setelah dimediasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan, Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan Hadi Surya S.TP MT resmi berdamai dengan Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan Safril S.Sos, Rabu (14/7/2020).
Perdamaian antara kedua pihak yang difasilitasi oleh Sekda H Nasjuddin SH MM itu berlangsung di Ruang Musyawarah Gedung DPRK, Jalan Syech Abdurr’auf, Tapaktuan.
Turut menyaksikan perdamaian tersebut yakni Wakil I DPRK Teuku Bustami SE beserta beberapa anggota DPRK, Sekwan H Halimuddin SH MH, dan Asisten I Setdakab Aceh Selatan Erwiandi S.Sos M.Si.
Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Safril menyatakan, dengan rasa yang mendalam mohon maaf kepada Hadi Surya atas kesalahpahaman dan berjanji tidak akan mengulangi lagi hal seperti itu.
Hadi Surya juga menyampaikan, bahwa paska kejadian malam itu, kemudian malam berikutnya sudah di mediasi oleh Harun Amin di kediaman abangnya sebenarnya sudah tidak ada lagi permasalahan antara dirinya dengan kadis pariwisata, dan sudah selesai, Kadis Pariwisata sudah meminta maaf dan Hadi Surya pun sudah memaafkan pada malam itu.
Namun, paska kejadian tersebut besoknya terjadi pengklarifikasian dari Kadis Pariwisata yang menurut Hadi Surya tujuan Kadis Pariwisata itu baik, ingin mengakhiri masalah, tetapi cara dan anggapan pengutipan di media menurut Hadi Surya yang keliru.
Sehingga menimbulkan opini baru seolah olah Hadi Surya mengarang cerita atau pencipta hoak, sehingga harus di luruskan kembali informasi yang berkembang dengan cara duduk bersama seperti hari ini.
“Ini merupakan preseden buruk bagi demokrasi kita dan menjadikan i’tibar bagi kita semua, semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi pada siapapun untuk siapapun dan dimanapun,” ungkap Hadi Surya.
Menurut Hadi Surya, sangat manusiawi orang tidak ingin bermasalah, tidak ingin berpanjang masalah, maka darinya kejadian ini diakhiri dan menjadi i’tibar dan sebuah renungan bersama, untuk saling menginstropeksi diri dan memohon kepada semua pihak untuk mengambil langkah bijak.
“Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabat DPRK dan teman-teman kader serta pengurus partai yang sudah bersimpati dan berempati, saya berharap untuk mengakhiri persoalan ini,” ucapnya.
Kesempatan itu, Hadi Surya ketika mengakhiri penyampaiannya mengutarakan, seperti pepatah “Mulia meminta maaf, lebih mulia memaafkan”.
Hadi Surya juga berharap kepada semua pihak, mahasiswa, pemuda untuk tidak menurunkan semangat kritis kepada eksekutif selaku penyelenggara pemerintah.
“Bila ada kritikan dan masukan yang dinilai tidak sepaham gunakan hak jawab, dan bila kritikan itu berbau kebohongan dan fitnah, maka silakan gunakan hak somasi,” pungkasnya. (IS).