Tapaktuan, KBBACEH.news – Keunikan Goa Batee Meucanang di Gampong Batee Meucanang, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan itu, telah menjadi daya tarik kunjungan wisatawan.
Para wisatawan baik dari Aceh Selatan maupun kabupaten tetangga dan wilayah lainnya di Aceh, bakal betah berlama-lama setelah menyaksikan keunikan tersembunyi di dalam goa batee meucanang.
Atas potensi yang dimiliki objek wisata tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Dinas Pariwisata, akan terus membenahi kawasan wisata itu dengan membangun fasilitas pendukung.
“Memang ada keunikan tersendiri di goa batee meucanang, dulu batunya di sana berbunyi dia berdering, suaranya itu seperti canang,” kata Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan, Muchsin ST saat wawancara khusus dengan KBBACEH.news di Tapaktuan, Kamis (16/2/2023).
Disebutkan, dikawasan objek wisata Batee Meucanang itu banyak memilki potensi yang menarik untuk dikunjungi, ada aliran sungai yang sangat jernih dan dibawahnya juga ada air terjun.

“Kalau kita berwisata ke sana, selain dapat menikmati keindahan goanya, kita juga akan menikmati pemandian air terjun, sehingga untuk wisata keluarga sangat cocok,” ucapnya.
Muchsin menuturkan, dalam goa batee meucanang banyak stalakmit dan stalaktit jika diketuk pakai tangan mengeluarkan bunyi seperti suara canang. Goa ini berukuran sekira 20 meter persegi dengan ketinggian sekitar 15 meter dari badan jalan.
Lebih uniknya, goa batee meucanang memiliki dua pintu masuk, pintu masuk pertama sangat sempit muat untuk satu orang dan pintu kedua sangat lebar merupakan untuk pintu keluar.
“Dalam goa sangat gelap untuk menyaksikan keindahannya kita perlu menyiapkan senter atau alat penerangan. Goa ini memiliki sejarah. Oleh karena itu kita mengharapkan kepada masyarakat setempat supaya menjaga keasriannya,” ujarnya.
Menjawab pertanyaan terkait langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan oleh pemkab untuk membenahi objek wisata Batee Meucanang yang belakangan ini viral itu, Muchsin menyatakan, fasilitasnya sudah lengkap, seperti jalan menuju ke lokasi sudah beraspal dan sangat bagus.
“Di lokasi sekarang sudah ada beberapa pedagang makanan atau kuliner. Mungkin di sana ada beberapa hal yang perlu kita tingkatkan nanti untuk kenyamanan pengunjung, seperti area parkir mungkin perlu penambahan,” paparnya.
Selain itu, sambungnya, jug perlu dibenahi seperti MCK yang sudah lama perlu direhab termasuk mushala di kawasan objek wisata dimaksud juga perlu direhab.
“Tetapi untuk peningkatan semua fasilitas tersebut perlu adanya dukungan dan kerjasama dengan pihak gampong,” tutupnya. (Red).