Kondisi MCK Memprihatinkan, Siswa SD Harapan Baru Subulussalam Terpaksa Buang Hajat di Semak-Semak

Kondisi MCK Memprihatinkan, Siswa SD Harapan Baru Subulussalam Terpaksa Buang Hajat di Semak-Semak
Kondisi MCK yang tidak layak pakai  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAceh.News | Subulussalam –Dalam rangka kegiatan kontrol sosial, awak media kabaaceh,news melakukan kunjungan ke SD Harapan Baru yang berlokasi di Kecamatan Runding, Kota Subulussalam pada Rabu, 03/09/2025.

Kunjungan ini mengungkap kondisi sarana sanitasi di sekolah tersebut yang sangat memprihatinkan, khususnya pada fasilitas WC atau MCK yang tidak tersedia secara layak.

Kondisi toilet yang tidak ada sumber air

Kepala SD Harapan Baru, Dewi Juliana Fitri, S.Pd., saat dikonfirmasi menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi tersebut. Ia menuturkan bahwa ketiadaan MCK yang layak sangat berdampak terhadap kenyamanan dan kesehatan siswa di lingkungan sekolah.

“Kami sangat membutuhkan rehabilitasi, atau setidaknya pembangunan MCK baru. Saya sebagai kepala sekolah merasa sangat kasihan melihat para murid yang kesulitan ketika ingin buang air kecil maupun besar,” ujarnya dengan nada sedih.

Lebih lanjut, Dewi Juliana Fitri mengungkapkan bahwa sebagian siswa terpaksa pulang ke rumah masing-masing hanya untuk buang hajat. Ironisnya, ada pula yang terpaksa buang air di semak-semak sekitar sekolah karena tidak mampu menahan keinginan.

“Anak-anak kami terpaksa pergi ke rumah atau bahkan ke semak-semak jika ingin buang air. Ini tentu sangat tidak layak dan tidak sehat, apalagi bagi anak usia sekolah dasar,” tambahnya.

Situasi ini tak hanya berdampak pada kenyamanan dan kesehatan siswa, namun juga mengganggu jalannya proses belajar mengajar. Ia berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun tangan memberikan solusi konkret terhadap masalah tersebut.

“Kami mohon agar ada perhatian dari pihak pemerintah, karena ini menyangkut kebutuhan dasar dan kesehatan anak-anak kami di sekolah,” tutup Kepala Sekolah.

Kondisi ini menjadi potret nyata masih banyaknya sekolah di daerah pelosok yang membutuhkan perhatian lebih, terutama dalam hal penyediaan sarana dan prasarana dasar. Semoga temuan ini dapat menjadi perhatian bersama demi masa depan pendidikan yang lebih layak dan bermartabat di Kota Subulussalam

( M.Limbong.)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar