Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 1 Tapaktuan, Disambut dengan Suka Cita oleh Para Siswa

Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 1 Tapaktuan, Disambut dengan Suka Cita oleh Para Siswa
Sebanyak 707 paket makanan dibagikan setiap Senin hingga Jumat selama 5 hari berturut-turut di SMAN 1 Tapaktuan  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAceh.News | Tapaktuan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi seimbang bagi para pelajar. Program ini langsung disambut dengan suka cita oleh ratusan siswa SMAN 1 Tapaktuan.

Pantauan KBBAceh.News pada Kamis pagi, 25/09/2025 sebanyak 707 paket makanan dibagikan setiap Senin  hingga Jumat selama 5 hari berturut-turut.

Salah seorang siswa kelas XII Aqil Al Furqan saat memberi keterangan kepada awak media mengenai program MBG

Hari ini, menu yang tersaji cukup menggugah selera, ayam goreng, tempe goreng, sayur toge, dan buah semangka segar sebagai penutup.

Koordinator MBG SMAN 1 Tapaktuan, Yeni Nastuti, S.Pd., bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Sri Novita Lubis, S.Pd., mengatakan bahwa pembagian makanan dilakukan setiap pukul 11.30 WIB. Para siswa diberi waktu sekitar 15 menit untuk makan bersama.

“Alhamdulillah, anak-anak terlihat sangat menunggu momen makan siang ini setiap hari. Menunya pun sejauh ini sesuai selera mereka,” ungkap Sri Novita.

Sejak program MBG diluncurkan, SMAN 1 Tapaktuan baru berjalan di bulan September 2025 an telah dmemasuki minggu kedua pelaksanaan. Namun, antusiasme siswa sudah terlihat jelas. Beberapa bahkan punya menu favorit yang berkesan.

“Kalau dari saya pribadi, menu paling enak itu chicken katsu yang disajikan beberapa hari lalu,” ujar Aqil, siswa kelas XII dengan nada meyakinkan dan tegas.

Meski demikian, Aqil memberi masukan agar kualitas rasa terus ditingkatkan.
“Kadang ada menu yang terasa agak hambar, mungkin bumbunya kurang pas. Kalau sedikit diperbaiki, pasti lebih mantap. Tapi secara umum, udah bagus ,” tambahnya.

Pihak sekolah menilai, menu yang disajikan selama ini jarang tersisa karena sesuai selera pelajar. Meski begitu, beberapa siswa berharap suatu saat ada variasi menu kekinian.

“Teman-teman sempat bercanda ingin menu seperti burger, siomay. Itu hanya harapan saja, bukan tuntutan,” ucap Aqil sambil tersenyum.

Dengan adanya program MBG ini, para guru dan siswa berharap bukan hanya kebutuhan gizi yang terpenuhi, tapi juga suasana makan bersama di sekolah menjadi momen penuh kebersamaan yang mendukung semangat belajar. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar