Stand Pameran Trumon Perkenalkan Produk  Kue Tradisional dan Adat Pernikahan 

Stand Pameran Trumon Perkenalkan Produk  Kue Tradisional dan Adat Pernikahan 
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

 Tapaktuan, KBBACEH.news – Kecamatan Trumon memperkenalkan produk unggulan berupa kue tradisional ciri khas Trumon tempo dulu. Kue-kue tersebut dipajang di stand pameran  HUT Kab. Aceh Selatan ke-77  di Taman Pala Indah II,  Gampong Pasar, Kec. Tapaktuan. 

Ketua PKK Kec. Trumon, Hj. Eli Rosita, istri Camat Trumon, H. Bahari S.IP mengatakan, kue-kue tradisional yang dipromosikan di stand pameran ini semuanya ciri khas Trumon. 

“Seperti kue kantong semar berisi ketupat, di makan dengan srikaya dalam labu, namanya srikaya labu,” kata Hj. Eli Rosita kepada wartawan di Tapaktuan, Senin (26/12/2022).

Selain itu, lanjutnya, ada juga srikaya gadeng, namanya srikaya juga. Bahan bakunya bisa dibuat dari ubi, ubi jalar, dan bisa juga dari talas. 

“Di stand pameran ini kita juga menampilkan adat pernikahan di Trumon, seperti sirih dalam cerana sebelum meminang dan sirih dalam cerana setelah meminang. 

“Sirih sebelum meminang cerananya kecil dan sirih setelah meminang cerananya besar dibungkus tujuh lapis, dibawa ke Kantor KUA atau ke mesjid,” tuturnya. 

Ia melanjutkan didalam tutup lapis tersebut ada dua tutupan lagi, dan ditutup dengan  sirih bersusun. Di dalam sirih bersusun tersebut terdapat uang dan emas. 

Ada juga, sambungnya,  belulu (bahasa Aceh), ini menurut keturunan, kalau Teuku atau Cut ada 12 biji atau 9, kalau orang biasa 7, kalau dibawah keturunan itu lagi 5 biji. Ini menurut keturunan, dan yang ditampilkan  ini keturunan biasa sebanyak  7 biji. 

“Disini ada juga tempat tidur pelaminan tujuh lapis, batal bersusun tujuh lapis. Kalau ada acara pernikahan di Trumon dibuat tempat tidur berkelambu 7 lapis, tapi waktu tidur hanya satu lapis, kalau tidak lemas orang di dalam,” tutupnya. (IS/Red). 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar