Aceh Tenggara, KBBAceh.News- Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara (Agara) meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di hari terakhir bagi sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pada Kamis (20/7/2023).
Dalam kegiatan tersebut Pj Bupati Agara, Drs.Syakir, M.Si yang didampingi oleh Bunda PAUD Yulia Rachman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, H. Julkifli, S.Pd, M.Pd dan Kepala Kantor Kementerian Agama Syaifullah, SHI turut serta ibu-ibu PKK Aceh Tenggara mengingatkan Pentingnya peduli lingkungan kepada para siswa dan siswi.
Kakankemenag Agara, Saiful SHi, mengatakan bahwa jajaran Kemenag sangat berterima kasih kepada PJ Bupati Agara, atas kunjungan nya. Karena beliau langsung bisa bertatap muka dengan siswa-siswi dalam kegiatan MPLS di sekolah tersebut.
Kemudian hal yang sama juga diutarakan Kepala Sekolah MTS Negeri 1 Aceh Tenggara, Juardi Spd, sangat antusias sekali serta semangatnya anak siswa siswi yang baru untuk ajaran baru ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi kami.
“Namun sayangnya sekolah kami saat ini banyak kekurangan bangku dan meja sekolah (mobiler), sehingga kira nya pihak pemerintah daerah bisa membantu kami di bidang mobiler,” Harap Juardi Spd.
Pj Bupati Aceh Tenggara, Drs.Syakir, M.Si mengatakan kepada para siswa baru agar dapat beradaptasi dengan lingkungan di sekolah, Serta mengenal sesama teman di sekolah.
“Selama kegiatan MPLS tidak ada kegiatan yang bertentangan atau melanggar aturan terhadap peserta didik. Misalnya, ketika anak didik melakukan kesalahan tidak boleh di buly atau diberikan kekerasan terhadap siswa,” Kata Drs.Syakir, M.Si.
Acara pada hari ini untuk memastikan Kegiataan MPLS sesuai dengan aturan yang berlaku agar anak didik siswa baru dapat mengikuti proses MPLS dengan semua aturan di sekolah, belajar dengan baik, sehingga dapat mengukir prestasi di sekolah maupun di tingkat Kabupaten bahkan Provinsi.
Selain itu, Drs Syakir menjelaskan MPLS ini siswa perlu mengenal antara satu siswa dari lain sekolah kalau satu siswa satu harinya bisa mengetahui nama temanya ada Lima orang jika MPLS ada waktu Tiga hari maka 15 nama masing masing di ketahui oleh siswa.
“Dan yang paling penting MPLS ini perlu peduli dengan lingkungan, misalkan ada sampah yang di lihat, Maka sampah itu dibuang di tempat sampah. Hal tersebut dinamakan dengan peduli lingkungan,” Pungkas Drs. Syakir, M.Si.[Hidayat] (*)