Wartawan dan Guru SDN 1 Batu Itam Akhirnya Berdamai

Wartawan dan Guru SDN 1 Batu Itam Akhirnya Berdamai
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Tapaktuan, KBBACEH.news – Wartawan dan salah satu guru SDN 1 Batu Itam, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, akhirnya berdamai, Kamis (21/10/2021).

Proses perdamaian yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Selatan itu dihadiri kedua belah pihak.

Dari pihak wartawan tampak hadir yakni, Ketua PWI Aceh Selatan, Zulmas, Ifan Tarigan (Sekretaris), Yunardi M.IS (Bendahara), dan Dahyati (Anggota), serta beberapa wartawan lainnya.

Selain itu, juga hadir Koordinator LSM Lembaga Independen Bersih Aceh Selatan (LIBAS) Mayfendri, dan Pemerhati Kebijakan Aceh Selatan (PeKA) Teuku Sukandi.

Sedangkan dari pihak guru yakni, Kepala Disdikbud Aceh Selatan, Erdiansyah S.Pd, Ketua PGRI Aceh Selatan yang juga Kabid SD Disdikbud, Yusri S.Pd, Kepala SDN 1 Batu Itam Farhami S.Pd, dan Rustanino (guru).

Proses perdamaian diawali dengan pembacaan nota perdamaian oleh Kepala Disdikbud Aceh Selatan, Erdiansyah. Selanjutnya nota perdamaian ditandatangani oleh Rustanino (guru), dan Dahyati (wartawati).

Nota perdamaian juga ditandatangani oleh saksi yakni Koordinator LSM LIBAS Mayfendri, PeKA Teuku Sukandi, Ketua PWI Aceh Selatan Zulmas, dan Kepala Disdikbud Erdiansyah.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya guru SDN 1 Batu Itam dilaporkan oleh Dahyati, wartawati dari media Berita Merdeka.Net yang juga Anggota PWI Aceh Selatan itu ke polisi terkait dugaan penghinaan terhadap wartawan.

Teuku Sukandi kesempatan itu memberi apresiasi sehubungan kedua belah pihak telah berdamai sehingga persoalan antara guru dan wartawan selama ini telah selesai.

“Karena ini sudah berdamai, maka laporan polisi akan dicabut oleh perwakilan wartawan dalam hal ini Dahyati,” ucapnya.

Senada hal itu, Koordinator LSM LIBAS Mayfendri juga turut mengapresiasi perdamaian kedua belah pihak.

“Semoga kedepan persoalan ini tidak terjadi lagi. Jika ada persoalan terkait pemberitaan, sejogyanya beri klarifikasi,” ujarnya. (IS/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Komentar