KBBAceh.News | Aceh Selatan – Warga Desa Madat, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, dikejutkan dengan peristiwa tragis pada Kamis (4/9/2025) siang. Seorang mantan keuchik bernama Akmal HS (51) ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh anak korban Dimas (13) sepulang dari sekolah sekitar pukul 13.30 WIB. Saat memasuki rumah, sang anak sontak histeris setelah melihat ayahnya dalam kondisi tergantung di pintu kmar. Kejadian itu segera mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian melaporkannya ke pihak berwenang.

Kapolsek Samadua AKP Adam Sugiarto saat memberikan keterangan pers kepada awak media di ruang kerjanya Kamis, 04/09/2025
Kapolsek Samadua, AKP Adam Sugiarto, saat dikonfirmasi oleh KBBAceh.News di Mapolsek Samadua membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, korban adalah mantan keuchik di Desa Madat. Dari keterangan keluarga, korban memang sudah lama mengalami gangguan jiwa atau skizofrenia. Awalnya diketahui oleh anaknya yang masih sekolah SMP. Sepulang sekolah, anaknya mendapati korban tergantung di kusen pintu kamar,” jelas AKP Adam.
Lebih lanjut, AKP Adam menambahkan bahwa pihak kepolisian bersama instansi terkait telah mengambil langkah penanganan.
“Pihak Polsek Samadua bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Aceh Selatan dan Puskesmas telah mendatangi serta mengolah TKP guna penyelidikan lebih lanjut dan untuk memastikan bahwa korban telah meninggal dunia,” tegasnya.
Dari informasi lain yang dihimpun, almarhum Akmal HS diketahui sudah lama mengidap gangguan jiwa. Hal ini juga dibenarkan oleh seorang perawat Keswa, yang selama ini merawat korban.
“Pasien ini selama lebih dari 10 tahun terdiagnosa skizofrenia. Semasa hidupnya, ia beberapa kali mengatakan ingin mengakhiri hidupnya. Bahkan, pernah kedapatan mencoba bunuh diri dengan cara meminum racun tikus,” ungkap perawat.
Peristiwa memilukan ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya perhatian keluarga dan lingkungan terhadap pasien dengan gangguan kejiwaan. (Red)