Alami Krisis, NEC Nijmegen bakal Gantikan Verdonk dengan Pemain Keturunan Indonesia?

Alami Krisis, NEC Nijmegen bakal Gantikan Verdonk dengan Pemain Keturunan Indonesia?
Calvin Verdonk  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBACeh.News | Belanda – Klub Belanda, NEC Nijmegen, tengah mempertimbangkan merekrut pemain gratisan seiring adanya krisis sepeninggal bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.

Salah satu pemain gratisan yang bisa digaet NEC Nijmegen adalah pemain keturunan Indonesia, Jairo Riedewald.

Dilansir BolaSport.com dari De Gelderlander, Riedewald menjadi salah satu pemain yang masuk radar karena pelatih NEC, Dick Schreuder, meminta klub memboyong bek baru.

“Dengan kepergian Calvin Verdonk di akhir bursa transfer dan cederanya Philippe Sandler, Schreuder telah mendesak dewan klub Nijmegen untuk mendatangkan bek gratis,” tulis De Gelderlander.

Riedewald pun menjadi salah satu dari lima nama pemain yang bisa didekati NEC karena saat ini berstatus tanpa klub.

Usai kontraknya tak diperpanjang klub Belgia, Royal Antwerp, pemain berusia 29 tahun itu belum mendapatkan klub baru.

Dengan pengalamannya yang pernah bermain di Ajax Amsterdam dan Crystal Palace, pemain yang berposisi asli sebagai gelandang bertahan ini dianggap bisa jadi pengganti sepadan Verdonk.

“Jika NEC tidak secara khusus mengincar pemain berkaki kanan, Jairo Riedewald tak diragukan lagi adalah salah satu kandidatnya,” ulas De Gelderlander.

“Pemain serbabisa berusia 29 tahun ini lebih merupakan bek murni daripada Brenet dan Karsdorp. Dia juga bisa ditempatkan sebagai gelandang bertahan,” lanjut ulasan itu.

Kebutuhan akan bek baru pengganti Verdonk di NEC Nijmegen ini sudah disampaikan Dick Schreuder jauh-jauh hari.

Karena krisis bek yang dialaminya sejak pramusim, Schreuder bahkan mengaku enggan melepas Verdonk.

“Secara pribadi, saya tak ingin dia pergi,” kata Schreuder dikutip BolaSport.com dari Voetbal Primeur.

“Tetapi jika pemain itu bisa menghasilkan uang transfer yang bagus dan punya kesepakatan dengan klub bahwa dia diperbolehkan pergi, siapa saya yang bisa mencegah hal itu terjadi?,” tambahnya.

Pelatih berusia 54 tahun itu mengaku kepergian bek keturunan Aceh itu membuat NEC Nijmegen harus memulai semuanya dari awal.

“Karena semua perubahan, kami harus memulai lagi,” paparnya usai melakoni pekan kelima Eredivisie 2025-2026 kontra PSV Eindhoven, Sabtu (13/9/2025).

Kepergian Verdonk yang biasa dimainkan sebagai bek tengah membuat klub yang biasa disebut Klub Yoyo itu hanya menyisakan tiga pemain di posisi tersebut di dalam skuadnya.

Alhasil merekrut bek gratisan di pertengahan musim 2025-2026 menjadi opsi jangka pendek untuk mengatasi krisis bek tengah itu.

Tak ayal, nama Jairo Riedewald kemudian muncul karena statusnya sebagai pemain gratisan yang punya pengalaman serta kualitas mumpuni.

Namun untuk merekrut Riedewald sebagai pengganti Verdonk, NEC harus menyiapkan tawaran yang fantastis.

Pasalnya pemain yang mempunyai darah Manado dari neneknya itu dikabarkan akan meminta gaji tinggi.

Permintaan gaji tinggi ini juga yang sempat dikabarkan membuatnya gagal berlabuh ke Leganes pada musim panas 2025.

Leganes dilaporkan menolak memenuhi permintaan gajinya yang tergolong tinggi untuk keuangan sebuah klub yang berlaga di kasta kedua Liga Spanyol itu. (Sumber, Bolasport.com)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar