Tapaktuan, KBBACEH.news – Anggota DPRA terdiri dari Irfannusir Rasman, Hendri Yono dan Safrijal Gamgam, menampung aspirasi para Kepala SMA, SMK, dan SLB di Aceh Selatan.
Aspirasi tersebut ditampung dan dicatat oleh Anggota DPRA saat jadi pemateri Sosialisasi dan Peningkatan Pembangunan Pendidikan, berlangsung di Aula Hotel Dian Rana, Tapaktuan, Kamis (26/8/2021).
Acara tersebut dibuka oleh Kasubag TU Cabang Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Selatan, Fahrijal Kusuma Wijaya SH selaku mewakili Kepala Cab. Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Selatan, Annadwi S.Pd MM.
Fahrijal Kusuma Wijaya menyatakan, bahwa sebanyak 45 unit sekolah tingkat SLTA sederajat di Aceh Selatan sangat mengharapkan dukungan dari Anggota DPRA perwakilan Dapil 9.
“Pertemuan ini sangat penting sebab dihadiri Anggota DPRA selaku mitra dalam membangun sektor pendidikan. Terutama langkah mewujudkan pembangunan pendidikan di Aceh yang berkualitas dan beprestasi,” katanya
Menurutnya, dalam membangun sektor pendidikan, tentu banyak hal dan kendala, terkhusus pendukung sarana dan prasarana yang memadai.
“Oleh karena itu, Cabang Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Selatan melalui para Anggota DPRA, kami menyampaikan usulan dan aspirasi,” ucapnya.
Ketua Komisi II DPR Aceh dari Fraksi PAN Irfannusir Rasman mengatakan, persoalan maupun permasalahan penunjang sarana dan prasarana sekolah itu begitu komplek, karena dilihat masih banyak belum tersentuh program secara prioritas.
“Kami pihak DPRA siap menampung dan memperjuangkan aspirasi para Kepala SMA, SMK, dan SLB untuk dipriotaskan oleh Dinas Pendidikan Aceh,” tegasnya
Selain itu, ia menyebut, meningkatkan mutu pendidikan, tentu harus didukung dengan fasilitas pembangunan yang memadai. Adapun cara cepat mendapatkannya, kepala sekolah harus inten berkoordinasi dengan anggota DPRA, supaya setiap usulan masuk pada skema anggaran berjalan maupun perubahan APBA.
“Pendidikan Aceh saat ini tingkat SMA-SMK masuk peringkat 27. Maka kita terus mendorong bidang pembangunan pendidikan, untuk wilayah Barat Selatan khususnya Aceh Selatan semakin berkualitas dan prestasi,” ujarnya.
Ia memaparkan, memang dana pokok – pokok pikiran (Pokir) para Anggota DPRA sangat tepat dan efektif dialokasikan untuk sektor pembangunan pendidikan, yakni ke sekolah SMA, SMK, dan SLB.
“Sebab, dana pokir lebih fokus dan sejalan dengan program Provinsi di bawah naungan Dinas Pendidikan Aceh. Kita terus mengawasi apa saja yang sudah dilakukan di tingkat sekolah serta mendorong mutu pendidikan disekolah-sekolah secara terpadu,” tutupnya. (IS/Red).