Camat Bakotim Bantah Tarif Masuk ke Pulau Dua Mahal, PeKA : Itu Bukan Bantahan Tapi Pengakuan

Camat Bakotim Bantah Tarif Masuk ke Pulau Dua Mahal, PeKA : Itu Bukan Bantahan Tapi Pengakuan
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Tapaktuan, KBBACEH.news – Camat Bakongan Timur, Dimiyatri S.Sos membantah tarif masuk ke objek wisata Pulau Dua, mahal. Namun ia mengakui adanya kutipan Rp.20.000.

“Perlu diluruskan bahwa biaya masuk ke objek wisata Pulau Dua hanya Rp. 20.000, dan ongkos transport pulang pergi (PP) hanya Rp. 30.000 jadi totalnya Rp. 50.000,” katanya kepada wartawan di Tapaktuan, Selasa (18/1/2022).

Ia juga mengatakan, tarif yang diambil sudah dibicarakan dengan dinas terkait. Maka dalam hal ini pihak Dinas Pariwisata atau Kepala Dinas juga sudah mengiyakan tarif sebesar Rp.30.000 untuk biaya transportasi dan Rp.20.000 sebagai tarif masuk ke Pulau Dua.

“Tarif sebesar itu akan diperutukan untuk beberapa keperluan kebutuhan. Oleh karena itu tidaklah terlalu berat dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 50.000,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Pemerhati Kebijakan Aceh Selatan (PeKA) Teuku Sukandi menyatakan, itu bukan bantahan melainkan pengakuan jujur Camat Bakotim adanya kutipan tarif Rp. 20.000 di objek wisata Pulau Dua.

“Camat sudah mengakui benar di Pulau Dua ada kutipan Rp. 20.000. Namun, apapun kutipan yang tidak diatur oleh Qanun atau Perbub tentang pungutan di Pulau Dua, itu adalah pungli,” ungkap Teuku Sukandi.

Konon lagi lanjutnya, pengutipan itu sudah di bicarakan dengan Kadis Pariwisata. Tetapi pengakuan jujur Camat itu bahwa dasar hukumnya adalah pembicaraan secara lisan saja.

“Ini bentuk kebijakan yang tidak mempunyai dasar hukum yang jelas. Maka patut diduga adanya konspirasi bagi hasil disana,” ucapnya.

Ia juga menyebut, uang kutipan itu tidak mengalir ke Pemkab Aceh Selatan yang nota benenya adalah Negara akan tetapi uang itu mengalir di tingkat kecamatan saja.

“Lebih pantas lagi bila diduga hasilnya dibagi berdasarkan kesepakatan – kesepakatan yang tidak mempunyai dasar hukum yang jelas,” pungkasnya. (IS/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Komentar