Dampak Mahalnya Harga Migor di Aceh Selatan, Keuntungan Pelaku UMKM Menurun

Dampak Mahalnya Harga Migor di Aceh Selatan, Keuntungan Pelaku UMKM Menurun
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Tapaktuan, KBBACEH.news – Akibat dampak mahalnya harga minyak goreng di Kabupaten Aceh Selatan, belakangan ini, keuntungan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah itu jadi menurun.

Salah satu pelaku UMKM di Gampong Batu Itam, Kec. Tapaktuan, Mardalena mengatakan, mahalnya harga minyak goreng kemasan di pasaran telah menurunkan keuntungan penjualan cemilan perbulannya.

“Keuntungan menurun, karena harga minyak goreng naik, Rp. 220.000/kotak, isi 12 liter dari harga sebelumnya hanya Rp. 170.000/kotak,” kata Mardalena kepada wartawan di Tapaktuan, Minggu (21/11/2021).

Ia menyebutkan, kendati keuntungan berkurang, namun produksi keripik pisang, peyek, dan keripik pisang sale, tetap jalan.

“Produksi dan penjualan tetap jalan, hanya keuntungan menurun. Sebelumnya Rp. 4 juta/bulan. Sekarang menjadi Rp. 3 juta/bulan,” ucapnya, seraya mengharapkan kepada pemerintah agar menurunkan harga minyak goreng di pasaran. (IS/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Komentar