Gerak Cepat, Lanal Simeulue Mendirikan Tenda Untuk Korban Kebakaran

Gerak Cepat, Lanal Simeulue Mendirikan Tenda Untuk Korban Kebakaran
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Sinabang, KBBACEH.news,- Kebakaran hebat telah menghanguskan 3 unit rumah dan 13 rumah toko (ruko) di gampong Amiria Bahagia kecamatan Simeulue Timur, Kamis (27/5/2021) pagi.

Danlanal Simeulue Letkol laut (P) Ahmad Fahribi,S.E.,M.M.,M.TR.OPSLA mengatakan, akibat musibah itu, 14 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal serta harta benda lainnya yang ludes dimakan api.

Sebagai langkah awal, Lanal Simeulue terlibat langsung dalam proses pemadaman beserta BPBD kabupaten Simeulue, TNI-Polri dan masyarakat setempat.

Tak hanya itu, untuk mengevakuasi warga yang menjadi korban kebakaran, Lanal Simeulue juga telah mendirikan tenda darurat di lokasi kebakaran dan mendata warga yang terdampak musibah tersebut.

“Pagi tadi Lanal Simeulue langsung mendirikan tenda yang diperuntukan kepada korban bencana kebakaran, personil Lanal Simeulue beserta BPBD , TNI-Polri serta masyarakat juga telah melakukan langkah-langkah awal seperti membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan hal lainnya terhadap masyarakat yang menjadi korban kebakaran,” ucapnya kepada KBBACEH.news.

Tak hanya itu, Danlanal Simeulue mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan 1 unit ambulans dan melakukan pemeriksaan medis terhadap para korban.

“Selain tenda darurat kami juga menyiagakan satu unit truk dan ambulans guna mengantisipasi terjadinya gangguan kesehatan terhadap korban dampak kebakaran,” terangnya.

Danlanal menjelaskan, kejadian kebakaran tersebut diketahui saat salah seorang warga melaporkan kejadian tersebut kepada pemadam kebakaran.

“Musibah kebakaran ini terjadi sekitar pukul 00.50 pagi, lebih kurang 20 menit kemudian pihak pemadam tiba, tetapi dikarenakan pada saat kejadian suasana cuaca ada angin ditambah lagi rumah dan toko banyak terbuat dari kayu sehingga sebelum pemadam tiba rumah dan toko sudah setengah yang terbakar adapun rumah dan toko yang terbakar lebih kurang 16 unit,” jelasnya.

“Untuk penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian, api dapat dipadamkan 3 jam kemudian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa namun 14 KK kehilangan tempat tinggal, baik penyewa maupun pemilik rumah atau ruko,” tandasnya.(SS)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar