Tapaktuan, KBBACEH.news – Badan jalan di kawasan pemukiman penduduk di Gampong Tanjung Harapan, Kec. Meukek, Kab. Aceh Selatan, sudah lebih kurang 20 tahun masih tahap pengerasan.
Kondisi badan jalan sepanjang 2 kilometer yang sering dilewati warga baik dari dan ke pusat kota Kec. Meukek tersebut masih di penuhi batu pecahan dan kerikil sehingga sangat sulit dilewati.
“Lebih kurang 20 tahun badan jalan ini kondisinya masih pengerasan, hingga kini tidak ada perubahan,” kata seorang warga Gampong Tanjung Harapan, Tgk. Suhaimi kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu (1/3/2023).
Menurutnya, kondisi badan jalan yang masih pengerasan dipenuhi batu pecahan tajam dan runcing tersebut sangat sulit dilewati, tetapi karena tidak ada jalan lain terpaksa dilewati juga.
“Kami sangat mengharapkan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan supaya melakukan pembangunan peningkatan badan jalan pemukiman ini,” ucapnya.
Sementara itu, Keuchik Gampong Tanjung Harapan, Syukran ketika dihubungi secara terpisah mengutarakan, jalan sepanjang lebih kurang 2 kilometer itu untuk menuju ke kebun masyarakat, irigasi dan pantai.
“Ya, lebih kurang 20 tahun jalan pemukiman ini tidak pernah di bangun. Ini merupakan jalan ruas kabupaten. Setiap tahun kita naikan melalui Musrenbang Bappeda, dan prioritas dinas, tetapi yang keluar malah daerah lain,” ungkapnya.
Ia juga menyebut berbagai upaya telah dilakukan untuk memenuhi harapan masyarakat yang menginginkan jalan tersebut di aspal. Tetapi, hingga tahun 2023 ini juga gagal.
“Saya telah berupaya menemui Pak Bupati Tgk. Amran, pihak PUPR. Masuk kemaren di renja 2023, namun waktu kita cek sekarang sudah hilang,” ujarnya, seraya mengharapkan kepada Pemkab Aceh Selatan, supaya memperhatikan kondisi jalan yang masih tahap pengerasan itu. (IS/Red).