Kondisi Keuangan Apoh – Apah, Teuku Sukandi : Api Award Sekedar Fakta Pelipur Lara

Kondisi Keuangan Apoh – Apah, Teuku Sukandi : Api Award Sekedar Fakta Pelipur Lara
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Tapaktuan, KBBACEH.news – Pemerhati Kebijakan Aceh Selatan (PeKA) Teuku Sukandi menilai penghargaan juara satu di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 hanya sekedar fakta pelipur lara.

“Soalnya, ditengah kondisii keuangan Aceh Selatan sedang apoh – apah justru apakah cukup dengan penghargaan belaka yang sekedar kita banggakan,” kata Teuku Sukandi dalam sebuah pernyataan di Tapaktuan, Kamis (2/12/2021).

Menurutnya, semestinya destinasi wisata itu bukan sekedar ajang kebanggaan tetapi harus dapat meningkatkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk kesejahteraan masyarakat Aceh Selatan.

“Konon lagi, kemungkinan di Tahun 2022, karena kondisi devisit, akan terjadi perampingan atau akan terjadi perumahan terhadap 50 persen tenaga honorer dan akan dilakukan rasionalisasi anggaran yang melahirkan dampak sosial yang luar biasa bagi kesejahteraan para PNS,” ungkapnya.

Disisi lain, ia mempertanyakan berapa biaya iklan atau promosi API Award yang dikeluarkan yang menjadi beban keuangan daerah Aceh Selatan. Juga pertanyaan lainnya terkait destinasi wisata si Gantang Sira apakah itu milik pribadi atau milik pemerintah daerah.

“Bila si Gantang Sira itu milik pribadi kenapa biaya promosi iklannya di bayar dengan uang Kas Daerah Aceh Selatan. Maka hendaknya kita mesti rasional dalam menilai satu keadaan untuk menuju Aceh Selatan kearah yang lebih baik dimasa depan,” pungkasnya. (IS/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Komentar