KBBAceh.News | Tapaktuan – Hidup ini sesungguhnya penuh dengan peluang kebaikan, hanya saja sering kali kita tidak menyadarinya. Setiap peristiwa yang datang, baik yang menyenangkan maupun yang tampak menyakitkan, bisa menjadi jalan kita untuk mendekat kepada Allah.
Ketika kita melihat seseorang yang kekurangan, itu bukan hanya tanda ia sedang diuji, tetapi juga peluang bagi kita untuk menjadi penolongnya. Dengan memberi, kita tidak hanya meringankan bebannya, tetapi juga sedang menabung pahala untuk diri kita sendiri. Seperti tanah kering yang haus air, hati orang yang terbantu akan menyerap kebaikan kita, lalu berbuah doa yang tulus.
Saat telinga kita mendengar kata-kata yang menyakitkan, seperti fitnah atau hinaan, jangan buru-buru marah atau ikut terseret arusnya. Justru di situlah peluang kebaikan terbuka. Kita bisa menegur dengan cara yang lembut, atau memberi nasihat dengan tutur yang menyejukkan. Bayangkan sebuah api kecil yang bisa membakar habis, namun dengan setetes air yang tepat, api itu bisa padam. Begitu pula dengan kata-kata: bila dibalas dengan amarah, ia membesar; bila dijawab dengan bijak, ia mereda.
Bahkan ketika kita diperlakukan tidak adil atau disakiti, sebenarnya terselip pintu kebaikan yang besar: pintu kesabaran dan memaafkan. Ibarat duri di jalan, ia memang menyakitkan jika terinjak, tetapi juga bisa menjadi pengingat agar langkah kita lebih hati-hati di kemudian hari.
Sesungguhnya, dunia ini bukanlah tempat yang jelek. Yang membuatnya tampak buruk hanyalah cara pandang kita. Lihatlah sampah: bagi sebagian orang ia kotor dan tak berguna, namun bagi yang bijak ia bisa diolah menjadi pupuk yang menyuburkan. Begitu pula dengan setiap kejadian dalam hidup, bila kita mampu mengelolanya dengan hati yang bersih, maka semua bisa menjadi jalan kebaikan. Apa yang tampak sebagai musibah bisa menjadi ladang pahala, apa yang terasa sebagai ujian bisa berubah menjadi jalan keberkahan.
Maka jangan biarkan kesempatan itu lewat begitu saja. Setiap orang yang kita temui, setiap kata yang kita dengar, dan setiap peristiwa yang kita hadapi, selalu menyimpan peluang untuk menjadi lebih baik. Tinggal apakah kita peka dan mau mengambilnya, atau membiarkannya hilang begitu saja.
(By. Dr. Khairuddin, S.Ag,. MA)