Miliki 4 Ekor Gajah, CRU Trumon Menarik Minat Pengunjung

Miliki 4 Ekor Gajah, CRU Trumon Menarik Minat Pengunjung
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Tapaktuan,KBBACEH.news – Conservation Response Unit Trumon merupakan suatu lokasi konservasi terhadap gajah-gajah liar yang dulunya terlibat konflik dengan manusia.

Sejak didirikan oleh BKSDA pada tahun 2012, CRU terus melakukan upaya-upaya konservasi terhadap satwa gajah untuk memastikan kelestarian dan kelangsungan hidupnya secara alami.

Disamping itu, kehadiran CRU yang saat ini memiliki empat gajah diantaranya dua jantan dan dua betina menarik perhatian warga setempat untuk menyaksikan langsung wujud gajah asli Indonesia itu.

Salah seorang pengunjung, Hendra Damanik mengatakan dirinya sangat bangga dan puas dapat menyaksikan secara langsung satwa berukuran raksasa itu, menurutnya ini merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat, sebab hingga saat ini gajah asli Indonesia itu masih ada dan dapat disaksikan langsung.

“Kami semua merasa puas dapat menyaksikan secara langsung gajah Indonesia ini, kami berharap kita semua dapat lebih menyayangi satwa dengan menjaga kelestarian hewan yang sangat langka ini, stop menyakiti satwa liar kita, supaya anak cucu kita dapat menikmati dan lebih mengenal satwa kita,” ucapnya saat diwawancarai KBBACEH.news, Kamis (11/11/2021).

Sementara itu staf BKSDA Aceh, Koko mengatakan, dengan hadirnya CRU Trumon diharapkan dapat menurunkan konflik antara manusia dan gajah di wilayah tersebut. Ia menyebutkan keempat gajah tersebut juga diperuntukkan untuk kegiatan patroli, penanganan respon konflik gajah liar dan monitoring.

Menurutnya selama kehadiran CRU Trumon, masyarakat di wilayah tersebut lebih sering berkunjung untuk mengenal langsung gajah-gajah tersebut ketika sore hari, namun demikian selama pandemi kunjungan tersebut dibatasi demi menghindari kontak langsung antara gajah dengan manusia untuk menghindari terjadinya infeksi.

Ia berharap masyarakat agar dapat memahami bahwa gajah bukanlah hama, namun karena terjadi penyempitan kawasan sehingga sering terjadi konflik akibat gajah kehilangan habitatnya sehingga sering merusak perkebunan warga, namun demikian perlu perhatian bersama demi menjaga kelestariannya.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar