Pasca Rumahnya Dijarah Massa, Menkeu Sri Mulyani Akhirnya Angkat Bicara Tanpa Emosi dan Ungkap Permintaan Maaf

Pasca Rumahnya Dijarah Massa, Menkeu Sri Mulyani Akhirnya Angkat Bicara Tanpa Emosi dan Ungkap Permintaan Maaf
Sri Mulyani Indrawati  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAceh.News | Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani akhirnya angkat bicara usai rumahnya dijarah oknum pelaku aksi demo pada tanggal 31 Agustus 2025 dini hari.

Penjarahan rumah Sri Mulyani ini terjadi dalam dua gelombang yaitu pukul 01.00 wib dan pukul 03.00 wib. Barang-barang dijarah, kondisi rumah rusak parah.

Akan tetapi, Sri Mulyani nampaknya tidak menunjukkan sikap yang emosional terkait aksi massa demo tersebut. Beliau justru menyampaikan permintaan maaf atas kinerja yang masih kurang.

” Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan. Bismillah, kami perbaiki menerus…” Ujarnya.

Sri Mulyani menegaskan jika membangun bangsa Indonesia bukanlah hal yang mudah, melainkan penuh terjal dan berbahaya demi mencapai tujuan mulia.

” Saya memahami membangun Indonesia adalah sebuah perjuangan yang tidak mudah, terjal, dan sering berbahaya. Para pendahulu kita, telah melalui itu. Politik adalah perjuangan bersama untuk tujuan mulia kolektif bangsa, tetap dengan etika dan moralitas yang luhur.”

Dijelaskan lagi, bahwa dirinya telah disumpah untuk menjalankan UUD 1945 dan semua UU. Jika dalam pelaksanaannya terdapat kekurangan, maka masyarakat berkah menyampaikan aspirasinya dengan sistem demokrasi yang beradab.

Selain itu, Sri Mulyani menegaskan agar masyarakat Indonesia tetap saling menjaga, tidak merusak, dalam situasi yang genting ini. Agar tetap fokus pada tujuan penyampaian aspirasi.

” Mari kita jaga dan bangun Indonesia bersama, tidak dengan merusak, membakar, menjarah, memfitnah, pecah belah, kebencian, kesombongan, dan melukai dan mengkhianati perasaan publik.

Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan. Bismillah, kami perbaiki menerus.

Semoga Allah SWT memberkahi dan melindungi Indonesia.

Jangan pernah lelah mencintai Indonesia Jakarta, 31 Agustus 2025. ” Tutupnya. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar