Tapaktuan, KBBACEH.news – Pelampung dari ban bekas mobil menjadi alat berenang bagi pengunjung di Pantai Sawang Biduk Buruk (PSBB) Gampong Padang Bakau, Kecamatan Labuhanhaji, Aceh Selatan.
Seiring kian meningkatnya kunjungan wisatawan di objek wisata dimaksud dimanfaatkan oleh Syahril (40), warga Gampong Padang Bakau, untuk menyewakan ban bekas kepada pengunjung yang ingin berenang di bibir pantai.
“Ide sewa ban bekas ini awalnya dalam satu tahun terakhir. Dulu kita melihat maksudnya terutama orang tua, kalau kita menjual yang baru terlalu membebankan bagi orang tua,” kata Syahril kepada wartawan, Minggu (8/5/2022).
Mengingat hal itu sambungnya, maka terpikirlah untuk menyewakan ban bekas untuk pelampung bagi anak – anak berenang di laut bibir pantai objek wisata PSBB.
“Dulu kita sewakan kepada pengunjung dengan harga Rp. 10.000/ban. Tetapi sekarang ongkos tambal ban Rp. 15.000, maka kita sewakan Rp. 15.000 kepada pengunjung. Harga sewa kita sesuaikan dengan harga tambal ban,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan, pendapatan perharinya tergantung banyaknya minat pengunjung yang menyewa. Paling ramai pada hari libur, terutama hari Sabtu dan Minggu.
“Pendapatan kita tergantung pengunjung, Alhamdulillah, hari – hari besar seperti ini lebih dari hari – hari biasanya,” ucapnya.
Syahril mengatakan, lokasi berenang sejauh ini aman bagi pengunjung terutama anak – anak karena ombaknya tidak terlalu besar.
“Lautnya tenang, orang tua tidak terlalu khawatir untuk melepas anak – anaknya mandi laut,” tuturnya.
Menjawab pertanyaan terkait apa – apa saja kekurangan di PSBB ini, Syahril menyatakan kekurangannya, masalah kebersihan, terutama sampah.
“Kita berharap kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk menangani sampah dan menyediakan tempat pembuangan sampah di lokasi, supaya objek wisata ini bersih dari sampah,” pungkasnya. (IS/Red).