Tapaktuan, KBBACEH.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan, turunkan tim penjemputan jenazah almarhum Teguh Wijaya, warga Gampong Kota Fajar, Kec. Kluet Utara di Kab. Nias Selatan, Sumatera Utara.
Sekda Aceh Selatan, Cut Syazalisma S.STP kepada wartawan di Tapaktuan, Selasa (14/12/2021) mengatakan, tim penjemputan akan bergerak menuju Nias Selatan, pada Rabu (15/12/2021) pagi.
“Tim penjemputan terdiri dari personil BPBD, dan Satgas SAR Aceh Selatan, besok pagi menuju Nias Selatan dengan menggunakan ambulance,” katanya.
Sekda Cut Syazalisma melanjutkan, setelah tiba di Nias Selatan, nantinya tim akan berkoordinasi dengan Pemkab Nias Selatan untuk menjemput jenazah di Pulau Masin, Desa Labuhan, Kec. Pulau – Pulau Batu Timur.
“Tim akan membawa pulang jenazah ke kampung halamannya di Gampong Kota Fajar, Kec. Kluet Utara,” ujarnya.
Berdasarkan informasi dari Kapolsek Pulau – Pulau Batu, AKP Marojak Sihaloho, sesosok mayat ditemukan pada hari Jum’at sekira Pukul 15.30 WIB oleh nelayan pada saat mencari ikan di sekitar pulau Masin Desa Labuhan Kec. Pulau – Pulau Batu Timur, Kab. Nias Selatan.
“Pada hari Jum’at sekira pukul 15.30 WIB seorang nelayan dari Desa Labuhan Hiu atas nama Tikwan Zihura pergi mencari ikan di Pulau Masin, saat mencari ikan nelayan tersebut melihat sesosok mayat terdampar di Pulau Masin,” sebutnya dalam laporan tertulis.
Selanjutnya karena pulau tersebut tidak adanya jaringan internet ataupun jaringan telepon sehingga nelayan tersebut pulang ke Desa Labuhan Hiu dan melaporkan hal tersebut kepada Kepala Desa Labuhan Hiu.
Kemudian dikarenakan situasi sudah malam dan tidak memungkinkan untuk kembali ke pulau masin sehingga kepala desa dan masyarakat labuhan hiu menunda ke lokasi mayat di temukan.
Selanjutnya karena cuaca buruk pada hari Sabtu tanggal 11 desember 2021 kepala desa Labuhan Hiu dan masyarakat tidak dapat ke TKP. Lalu pada hari Minggu tanggal 12 Desember 2021, sekira pukul 13.00 WIB kepala desa dan masyarakat Labuhan Hiu menuju ke TKP Pulau Masin dan mengecek identitas korban dan ditemukan dompet korban yang berisikan KTP, SIM, KARTU KIS, ATM atas nama Teguh Wijaya.
Di karenakan tubuh korban sudah mulai membusuk, masyarakat Labuhan Hiu dan Tokoh Agama sepakat untuk langsung memakamkan korban secara Agama Islam oleh Ustadz Safwam Zambak di Pulau Masin (TKP).
Selanjutnya, setelah dikebumikan Kepala Desa dan Masyarakat Labuhan Hiu mencari informasi tentang keluarga korban tersebut, dan menuju Polsek Pulau – Pulau Batu. (IS/Red).