Tapaktuan, KBBAceh.news – Kepada Kapolda Aceh dimohon segera turunkan personil mapolda untuk menangkap orang kuat perambah hutan di menggamat Kluet Tengah Aceh Selatan karena kuat dugaan tingkat personil Mapolres tidak akan mampu menangkap perambah hutan ini, buktinya anggota DPRK Aceh Selatan, Asisten ll bidang ekonomi yang notabenenya mewakili pemerintah Aceh Selatan serta di dampingi camat kecamatan Kluet tengah sebagai penunjuk jalan yang mereka ini telah turun langsung kelokasi kilang kayu perambah hutan tersebut tidak di anggap malahan pemilik kilang perintahkan anak buah mereka untuk melayani anggota DPR dan yang mewakili pemkab Aceh Selatan yang turun ke lokasi perambahan hutan serta kilang kayu yang di duga ilegal, dan sampa hari ini mereka tidak dapat menunjukan selembar suratpun tentang izin merambah hutan dan izin kilang kayu dari mereka yang ada adalah Rahmad dan Irwandi pante membual bahwa surat keramat dari kementrian sudah ada di kantong mereka
Rahmad terduga perambah hutan ini bersama patnernya Irwandi pante kepala KPH Wilayah Vl Aceh mereka ini di nilai adalah orang kuat bila ada yang mau berurusan dengan mereka tingkat aparat penegak hukum kabupaten di pastikan tidak akan berani karena mereka ini sering bercerita di warung-warung kopi punya orang kuat di pusat sana
Saya berpendapat bahwa negara ini seakan-akan sudah seperti negara bandit saja yang di kuasai oleh para bajingan tapi bila hukum positif sudah tidak berdaya saya masih mampu bersama rakyat melakukan hukum rimba
Maka untuk itulah sebagai pemerhati saya memohon kepada Kapolda Aceh turunkan tim mapolda untuk datang ke Aceh Selatan untuk menangkap para terduga bandit kayu dan mafia tanah di menggamat ini sebelum alat berat sebagai barang bukti mereka hilangkan
APH di kabupaten Aceh Selatan sampai hari ini belum mampu berbuat apa-apa selain memonitor saja boleh jadi atau mungkin saja aparat penegak hukum di Aceh Selatan membiarkan saja asap itu supaya dapat menjadi api karena kalau sudah terbakar terasa enak dalam penanganannya. (Red)