Tapaktuan, KBBACEH.news – Tanggul pengaman pantai dari batu gajah di belakang Dayah Darul Huda, Gampong Sawang II Kecamatan Sawang, Aceh Selatan, ambruk diterjang ombak.
Sejumlah santri Dayah Darul Huda kepada wartawan di Tapaktuan, Sabtu (13/8/2022) mengatakan, ambruknya tanggul pengaman pantai tersebut terjadi sejak tahun 2019 lalu akibat diterjang ombak besar.
‘Ombak laut disini sangat besar apalagi di musim barat, percikkan ombak bisa mencapai dinding bagian belakang bangunan Dayah,” ujarnya.
Menurutnya, percikkan ombak disaat cuaca ekstrem bisa mencapai dinding bangunan Dayah, karena bibir pantai didominasi pasir.
“Tidak ada karang sebagai pemecah ombak sehingga percikkan ombak bisa mencapai dinding setelah ambruknya tanggul pengaman pantai,” sebutnya.
Pimpinan Dayah Darul Huda, Tgk Rasyidi menyebutkan, tanggul pengaman pantai yang ambruk itu sepanjang lebih kurang 100 meter.
“Batu gajahnya sudah ambruk jika tidak ditangani segera akan mengancam bangunan Dayah,” ucapnya.
Karena sambungnya, ombak besar terus menerjang tebing pantai di belakang bangunan Dayah.
“Untuk menghindari terjangan ombak, kami meminta kepada pemerintah agar menanganinya secara darurat,” harapnya. (IS/Red).