By. Dr. Khairuddin MA
Tapaktuan, KBBAceh.news – Banyak orang mengira bahwa doa hanyalah alat untuk meminta. Jika tidak dikabulkan, maka doa dianggap sia-sia. Padahal, doa bukan hanya tentang hasilโdoa adalah jembatan antara hati kita dan Allah.
Doa bukan sinyal yang naik ke langit lalu menghilang. Doa adalah tali yang mengikat hati kita agar tetap kuat, tetap tenang, dan tetap yakin bahwa ada yang selalu mendengar, kapan pun dan di mana pun.
Pernahkah kamu berdoa bertahun-tahun untuk sesuatu yang kamu inginkan, tapi belum juga terkabul? Lalu kamu merasa lelah, merasa doa-doamu tak berarti?
Tapi sesungguhnya, setiap doa yang kamu panjatkan tidak pernah hilang. Bahkan jika belum dikabulkan, bisa jadi Allah sedang menyimpannya untuk waktu yang tepat. Atau menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik. Atau menjadikannya perisai dari musibah yang tak kamu tahu.
Ibarat anak kecil yang merengek minta pisau karena mengira itu mainan. Si ibu tidak memberikannya, bukan karena tak cinta, tapi karena tahu itu berbahaya. Begitu juga Allah. Bukan semua keinginan harus dikabulkan, tapi semua doa selalu didengarkan dan dijawab dengan kasih sayang.
Kadang jawaban doa bukan berbentuk apa yang kita minta, tapi dalam bentuk ketenangan hati. Ketika kamu bisa tidur lebih nyenyak, ketika kamu merasa ringan di tengah masalah, ketika kamu mendadak tenang saat semestinya panikโitu mungkin hasil dari doa yang tak kamu sadari efeknya.
Teruslah berdoa. Bukan hanya karena kamu butuh, tapi karena dengan berdoa, kamu menjaga hubunganmu dengan Tuhanmu. Doa menjaga hatimu tetap hidup, tetap berharap, dan tetap yakin bahwa kamu tidak sendiri.
Sebagaimana Allah berfirman dalam Al Quran “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.โ (QS. Ghafir: 60)
Dan ketahuilah: tak ada doa yang sia-sia, selama ia keluar dari hati yang yakin. (Red)