๐—จ๐—ท๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐˜๐˜‚ ๐—ฆ๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ๐˜ ๐—–๐—ถ๐—ป๐˜๐—ฎ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ฟ

๐—จ๐—ท๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐˜๐˜‚ ๐—ฆ๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ๐˜ ๐—–๐—ถ๐—ป๐˜๐—ฎ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ฟ
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

By. Dr. Khairuddin MA

Tapaktuan, KBBAceh.news – Tak ada yang suka dengan ujian. Rasanya berat, menyakitkan, dan kadang membuat kita bertanya: โ€œKenapa harus aku, Ya Allah?โ€ Apalagi ketika ujian datang bertubi-tubiโ€”sakit, kehilangan, kegagalan, pengkhianatan. Seolah hidup ini terus menguji tanpa memberi jeda.

Tapi tahukah kamu? Ujian itu bisa jadi surat cinta dari Allahโ€”hanya saja bentuknya tersamar.

Cinta-Nya tidak selalu hadir dalam bentuk yang manis. Kadang cinta-Nya berupa kehilangan, agar kita kembali mencari-Nya. Kadang cinta-Nya berupa kegagalan, agar kita berhenti sombong. Kadang cinta-Nya berupa sakit, agar kita tahu siapa yang benar-benar peduli, dan agar kita lebih menghargai nikmat sehat.

Allah menguji bukan karena benci. Tapi justru karena sayang. Bukankah guru yang peduli akan terus menguji muridnya, agar murid itu naik kelas? Begitu pula Allah, Dia ingin kita naik derajatโ€”tapi jalannya harus lewat sabar, syukur, dan ridha.

Ibarat surat cinta yang ditulis dengan tinta yang tak bisa dibaca mata biasa, begitu pula ujian. Kita hanya bisa memahaminya kalau kita melihatnya dengan mata iman. Ujian adalah bahasa cinta Allah kepada hamba-Nya yang Dia kehendaki untuk didekatkan kepada-Nya.

Dan yang perlu kita yakini: Allah tidak akan pernah menguji di luar batas kemampuan kita. Bahkan di balik setiap luka, ada hikmah yang menunggu ditemukan. Di balik setiap air mata, ada kekuatan yang sedang dibentuk.

Allah berfirman dalam Al quran : โ€œDan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.โ€ (QS. Al-Baqarah: 155)

Jadi, saat hidup terasa menyakitkan, jangan buru-buru mengeluh. Mungkin itu surat cinta dari langitโ€”yang dikirim agar kamu kembali, agar kamu lebih kuat, dan agar kamu tahu: kamu dicintai oleh-Nya, bahkan lewat rasa sakit. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar