Sabar: Menangkap Kekekalan

Sabar: Menangkap Kekekalan
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:
KBBAceh.News | Tapaktuan – Sering kita dengar kata “sabar aja”, seolah sabar berarti diam dan berhenti berusaha. Padahal sabar bukan pasrah tanpa daya. Sabar adalah kekuatan untuk tetap melangkah, meski jalan panjang, meski hasil belum terlihat.
Ada paradoks yang menyingkap makna terdalamnya.
Siapa yang berjuang untuk akhirat, dunia akan ikut. Karena dunia hanyalah bayangan dari cahaya. Allah akan cukupkan rezekinya, tenangkan hatinya, muliakan langkahnya.
Namun siapa yang hanya mengejar dunia, ia kehilangan akhirat. Dunia yang dikejar justru semakin menjauh, dan ketika maut datang, segalanya selesai. Dunia tanpa akhirat hanyalah fatamorgana.
Sabar adalah penahan diri dari godaan fatamorgana itu. Ia menuntun kita untuk menunda kepuasan sesaat, demi kebahagiaan abadi. Ia menjaga kita tetap berjalan di jalan lurus, meski berat, meski lambat.
Maka jangan biarkan sabar direduksi menjadi alasan berhenti. Sabar adalah tenaga jiwa untuk terus berkarya, dengan hati tertuju kepada Allah.
Karena siapa yang sabar demi akhirat, ia tidak akan kehilangan dunia. Tetapi siapa yang hanya sabar demi dunia, ia akan kehilangan keduanya.
(By Dr. Khairuddin, S.Ag,. MA)
Bagikan:

Tinggalkan Komentar