Tapaktuan, KBBACEH.news – Koordinator LSM Lembaga Independen Bersih Aceh Selatan (LIBAS) Mayfendri menyatakan, kinerja ULP PLN Tapaktuan sangat mengecewakan.
“Tidak ada angin, tidak ada hujan tiba-tiba saja listrik sering mati mendadak seperti malam ini sudah tiga kali mati,” kata Mayfendri kepada wartawan di Tapaktuan, Minggu (25/12/2022).
Menurutnya, seringnya mati listrik secara mendadak bakal memicu kerusakan alat elektronik di rumah-rumah warga. Hal ini bisa saja terjadi, tetapi warga enggan melapor ke ULP PLN Tapaktuan.
“Kalau melaporkan ke ULP PLN Tapaktuan percuma karena tidak ada kompensasi atas kerusakan alat elektronik tersebut. Sehingga warga malas melapor,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada ULP PLN Cabang Subulussalam supaya segera mendesak rekanan pembangunan tower jaringan kabel Gardu Induk (GI) Samadua. Jika GI Samadua tersebut telah berfungsi tentu tidak ada lagi pemadaman arus listrik secara mendadak seperti ini.
“Kita juga meminta kepada Manajer ULP PLN Tapaktuan terus berkoordinasi dengan pihak terkait GI Samadua itu, jangan diam saja menunggu alat-alat di GI Samadua tersebut berkaratan,” pungkasnya. (IS/Red).