By : T.Sukandi
KBBAceh.News | Tapaktuan – Setelah diproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 maka Aceh mengucapkan janji setianya pada Indonesia
Pada tanggal 22 Agustus 1945 para tokoh Aceh berkumpul rapat di rumah Teuku Abdullah Jeunib, bahwa keputusan rapat menyerahkan segala keputusan kepada Teuku Nyak Arief
Pada tanggal 24 Agustus 1945 Teuku Nyak Arief kembali mengadakan rapat di kantor Residen Aceh maka dengan suara bulat peserta rapat memutuskan bahwa :
ACEH MENDUKUNG PENUH KEMERDEKAAN INDONESIA
Pada saat itu juga Teuku Nyak Arief Bersumpah atas nama Allah ACEH AKAN TETAP SETIA MEMBELA KEMERDEKAAN INDONESIA SAMPAI TITIK DARAH PENGABISAN
Pada tahun 1948 masyarakat Aceh mulai bersedekah dengan memberikan sumbangannya secara bersama-sama untuk membeli pesawat Dakota yang bernama Seulawah RI 001(Cikal bakal pesawat Garuda)
Pada tahun 1961Teuku Markam seorang saudagar Aceh kembali bersedekah menyumbangkan 28 kg emas pada Indonesia untuk pembuatan lidah api di Tugu Monas
Setelahnya di setiap komplik Aceh (OJM atau DOM) masyarakat juga banyak bersedekah Nyawa yang tidak terhitung jumlahnya
Pasca damai dari indikasi yang terlihat dengan diamnya Pemerintah dan DPRA sebagai lembaga atau kelembagaan tentang 4 pulau Aceh telah jatuh atau di caplok atau di rampok oleh Sumatra Utara dapat juga dinilai bahwa Aceh akan kembali BERSEDEKAH pada kebijakan Pemerintah NKRI