Tapaktuan, KBBACEH.news – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakkan Pemuda Aceh Selatan (GERPAS) melakukan aksi demo di Kantor Bupati Aceh Selatan, Jalan Teuku Ben Mahmud, Tapaktuan, Jum’at (21/5/2021), sekira pukul 14.30 WIB.
Aksi massa tersebut menyoroti kinerja Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran. Sekaligus menyasar janji – janji politik pemerintahan Azam (Almarhum H Azwir S.Sos – Tgk. Amran) masa kampanye 2018 lalu.
Demonstrasi puluhan pemuda Aceh Selatan tersebut mendapat pengamanan dari personil Polres Aceh Selatan, dan Satpol PP Aceh Selatan.
“Pemerintahan Azam saat ini seperti jalan di tempat. Banyak janji – janji politik masa kampanye lalu belum teralisasi,” ungkap peserta aksi.
Mereka meneriakan, seperti listrik gratis, dan bedah rumah yang dijanjikan masa kampanye dahulu sejauh ini tidak terbukti sama sekali.
Begitu juga, banyak bangunan – bangunan yang telah dibangun pemerintah kondisinya saat ini sangat memprihatinkan dan banyak yang mangkrak.
Di hadapan Asisen I Setdakab Erwiandi S.Sos M.Si dan Asisten II Drs HT Darisman, perwakilan Gerpas, meminta kepada Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran agar merealisasiakan janji – janji kampanye.
“Apa yang kami sampaikan ini kami harapkan agar bapak – bapak sampaikan kepada Pak Bupati agar beliau tahu persoalan yang kami sampaikan ini,” pintanya.
Sementara itu, Korlap Aksi, T. Warijal Aris Munandar kepada wartawan mengatakan, aksi ini melahirkan enam tuntutan diantaranya diminta kepada Pemkab Aceh Selatan agar peduli terhadap bencana banjir dan mencegah jangan banjir kembali.
“Kita juga meminta kepada Pemkab Aceh Selatan supaya bangunan – bangunan yang mangkrak agar dilanjutkan dan diselesaikan,” pintanya.
Ia menyebut, jika saja bangunan – bangunan dapat diselaikan, maka ini akan menjadi bukti Aceh Selatan mampu.
“Setidaknya bangunan – bangunan yang mangkrak dapat diselesaikan. Kita juga meminta kepada Pemkab Aceh Selatan dapat meningkatkan PAD,” sebutnya.
Ia juga menyebutkan, terkait banyaknya Plt di dinas – dinas seperti di Dinas Kesehatan, banyak rumah sakit hari ini tidak cukup ranjang.
“Mirisnya, Aceh Selatan selaku kota besar ternyata tidak mampu dalam hal ini,” cetusnya.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh Selatan, Ir. H. Said Azhar kepada wartawan mengutarakan, sejauh ini apa yang telah disampaikan peserta aksi sudah teralisasi namun bertahap.
“Seperti yang sudah teralisasi santunan kematian, dan mobil ambulance gratis. Juga terkait banjir, Pemkab Aceh Selatan sudah menyalurkan bantuan masa panik,” sebutnya.
Selain itu, sambungnya, terkait enam unit rumah warga terdampak abrasi sungai di Gampong Kedai Padang, Kecamatan Kluet Utara, telah ditangani oleh BPBD Aceh Selatan.
“Di lokasi sekarang telah dibangun posko, dan bantuan masa panik juga sudah disalurkan,” jelasnya. (IS/Red).