Tapaktuan, KBBACEH.news – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Aceh Selatan menggelar orientasi percepatan penurunan stunting bagi kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di daerah itu.
Orientasi akan berlangsung selama tujuh hari di masing – masing kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan. Hari pertama dibuka oleh Kepala DP3AKB Aceh Selatan, Yulmainar SE di Aula Kantor Camat Tapaktuan, Rabu (8/12/2021).
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat Tapaktuan, Hazairin SE, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Aceh Selatan, Bd. Faizah Abbas S.Tr. Keb, dan para kader TPK, dan undangan lainnya.
Kepala BP3AKB Aceh Selatan, Yulmainar mengatakan, program percepatan penanganan penurunan stunting ini sesuai dengan Perpres Nomor 72 tahun 2021. Program BKKBN dalam penurunan stunting di mulai dari hulu yaitu dari pasangan usia subur (PUS).
“BKKBN dalam penurunan stunting, menginisiasi percepatan strategi dan membentuk Tim Pendamping Keluarga yang bertugas mengindentifikasi pendampingan dan intervensi dalam mengurangi penurunan stunting di semua kabupaten/kota,” sebutnya.
Oleh sebab itu, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui DP3AKB telah membentuk Tim Pendamping Keluarga dalam upaya mengatasi masalah stunting dalam program pembentukan TPK sudah 100 persen.

“Yaitu berjumlah 840 orang dari 260 desa dalam Kabupaten Aceh Selatan dan salah satu syarat yang harus dimiliki adalah pandai memahami, menggunakan Teknologi Digital (IT) berbasis android di setiap desa/gampong,” jelasnya.
Ia juga menyebut Tim Pendamping Keluarga bertugas melakukan pemantauan dan edukasi kepada kelompok sasaran untuk pencegahan stunting dan memberikan pemahaman secara keseluruhan.
“Maka hari ini, Tim Pendamping Keluarga diberikan orientasi yang di fasilitasi oleh tenaga yang sudah dilatih terlebih dahulu yaitu dari unsur Kader Keluarga Berencana, Bidan, dan PKK,” ujarnya.
Orientasi ini, sambungnya, berlangsung selama 7 hari dari tanggal 8 sampai dengan 14 Desember 2021 yang dilaksanakan di masing – masing kecamatan. Kegiatan ini juga didukung oleh Camat, IBI dan PKK.
Orientasi bagi kader Tim Pendamping Keluarga ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan dalam menekan penurunan stunting di Kabupaten Aceh Selatan.
“Nantinya TPK ini siap mendampingi sasarannya yaitu, Calon Pengantin, Ibu Hamil, Ibu Pasca Melahirkan, Memiliki balita (0-5 tahun), dan Anak usia (0-2) tahun,” tutupnya. (IS/Red).