KBBAceh.News | Jakarta – Sudah resmi jadi ASN? Selamat! Tapi jangan buru-buru merasa lega. Sebab menurut Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh, status CPNS atau PPPK bukan tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar: menjadi penggerak Asta Cita Presiden. Pesan ini bukan basa-basi seremonial. Zudan menyampaikannya langsung dalam Rapat Evaluasi Penetapan NI PPPK dan Implementasi Manajemen Talenta di Kanreg VIII Banjarbaru, di hadapan para pejabat kepegawaian dan CPNS/PPPK hasil seleksi formasi 2024. Ia tegas menyebut, ASN generasi baru harus jadi motor perubahan, bukan pelengkap meja kerja.
Artinya apa? Kalau hanya datang pagi, absen siang, pulang sore — itu bukan ASN zaman sekarang. Pemerintah tidak butuh pegawai pasif, tetapi penggerak kebijakan. Inilah yang disebut sebagai “motor penggerak Asta Cita” — delapan visi pembangunan nasional yang harus diwujudkan bersama.
Coba kita jujur sebentar. Masih banyak orang mengira ASN itu tugasnya duduk di balik meja, tanda tangan berkas, urus dokumen. Padahal realitasnya berubah total.
Zudan menyampaikan dengan gamblang:
“ASN memiliki tanggung jawab makro. Bukan hanya bekerja untuk unitnya sendiri, tetapi memastikan visi Presiden, Wapres, dan kepala daerah berjalan seirama.”
Asta Cita Itu Apa dan Kenapa ASN Harus Tahu?
Kalau kamu belum tahu Asta Cita, catat baik-baik. Ini adalah 8 tujuan besar pemerintahan, meliputi:
Mungkin kamu berpikir, “Tapi saya cuma staf biasa, apa bisa ikut mewujudkan Asta Cita?” Nah, di sinilah masalahnya. Banyak ASN merasa dirinya hanya pelaksana teknis, padahal apapun jabatanmu — kecil atau besar — tetap bagian dari sistem besar negara.
Tantangan ASN Zaman Sekarang: Beda dari Zaman Orang Tua Kita
Tantangan – Dampak – Sikap yang Harus Diambil
1. Percepatan digitalisasi
2. Tuntutan transparansi
3. Sinkronisasi kebijakan
Dengan tantangan sebesar itu, ASN yang hanya ikut arus akan tertinggal. Maka Zudan menyebut, “ASN harus punya kompas moral dan keberanian mengambil inisiatif.”
Pelantikan Bukan Puncak, Tapi Titik Tolak
Banyak CPNS dan PPPK yang merasa perjuangan mereka selesai saat SK diterima. Padahal, menurut Kepala BKN, itu baru titik tolak menuju pengabdian sesungguhnya.
Karena itu, ada tiga pesan kunci untuk ASN baru:
Zudan menambahkan bahwa ASN bukan hanya pegawai negara, tapi wajah negara. Masyarakat menilai pemerintah lewat pelayanan ASN.
Maka, Kalau Kamu ASN Baru… Lakukan Ini!
Kalau kamu benar-benar ingin menjadi ASN yang relevan, bukan sekadar nama di database BKN, lakukan langkah berikut:
Pesan dari Kepala BKN jelas: “ASN adalah motor penggerak Asta Cita.” Kalau motornya hidup tapi tidak jalan, ya visi negara tidak akan tercapai.
Karena itu, bagi seluruh CPNS dan PPPK 2025:
(Red)