KBBAceh.News | Aceh Utara — Operasi SAR gabungan di wilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe diperkuat dengan dukungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjung Pinang. Basarnas mengirimkan KN SAR Purworejo 101 yang berangkat dari Dermaga Bintang 999 Persada, Batam, pada Jumat (28/11/2025) pukul 02.40 WIB, dan tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh, Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, pada Minggu (30/11/2025) pukul 06.00 WIB.

Foto FB Kantor SAR Aceh
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, menyebutkan kapal ini memperkuat operasi dengan total 54 personel, yang dilengkapi dengan alut serta peralatan SAR untuk menunjang operasi pencarian dan pertolongan.
Setibanya di Aceh Utara, operasi langsung dilaksanakan dengan membagi tiga tim:
Tim 1 bergerak menuju wilayah Langkahan, Tim 2 melakukan evakuasi di wilayah Lhoksukon, dan Tim 3 bertugas di Kecamatan Dewantara serta Sawang.
Tim 2 berhasil mengevakuasi 45 warga sekaligus mendistribusikan bantuan logistik di Desa Cet U Sibak, Lhoksukon. Sementara itu, Tim 1 juga melakukan penyaluran logistik kepada masyarakat terdampak di wilayah Langkahan.
Tim 3 menangani wilayah paling terdampak di Kecamatan Dewantara. Pada pukul 12.55 WIB, tim mengevakuasi seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di Dusun Tanjung, Desa Lancang Barat. Tidak lama berselang, tim kembali mengevakuasi satu korban perempuan meninggal dunia di Dusun Keude Blang, korban lainnya juga ditemukan di desa tersebut dalam kondisi meninggal dunia atas nama Aisya Azzahra. Selain evakuasi korban, Tim Charlie juga melakukan pendistribusian bantuan kepada warga terdampak di kawasan tersebut.
Secara keseluruhan, operasi pada hari itu mencatat 48 korban, terdiri dari 45 orang selamat dan 3 orang meninggal dunia. (Red)