MSM Parking Group Hadirkan Ekosistem Smart System Parkir, Transportasi, dan Wisata untuk Kota Cerdas dan Pariwisata Berkelanjutan

MSM Parking Group Hadirkan Ekosistem Smart System Parkir, Transportasi, dan Wisata untuk Kota Cerdas dan Pariwisata Berkelanjutan
  Akurat Mengabarkan - 29 Agustus 2025
Penulis
|
Editor Redaksi
Bagikan:

Bandung, Indonesia — 29 Agustus 2025.
MSM Parking Group, perusahaan pionir digitalisasi parkir asal Indonesia, resmi meluncurkan Ekosistem Smart System Parkir, Transportasi, dan Wisata. Program strategis ini menjadi bagian dari roadmap 2025–2030 dalam mewujudkan kota cerdas (smart city) dan destinasi wisata berdaya saing global.

Langkah ini menandai transformasi besar di sektor layanan publik, karena untuk pertama kalinya di Indonesia, parkir, transportasi, dan wisata dipadukan dalam satu platform digital terintegrasi. Dengan konsep “manless, cashless, corruption-less”, MSM menghadirkan transparansi, efisiensi, dan kemudahan bagi pemerintah daerah, masyarakat, investor, hingga wisatawan.


🌐 Latar Belakang Inovasi

Perkembangan kota dan pertumbuhan kendaraan bermotor menciptakan masalah klasik: kemacetan, kekurangan lahan parkir, dan kebocoran retribusi. Di sisi lain, sektor transportasi publik masih menghadapi tantangan integrasi pembayaran, sementara pariwisata membutuhkan sistem yang seamless dari titik kedatangan hingga destinasi.

Menurut Yoel Liem Yusnarto, Founder & CEO MSM Parking Group:

“Parkir adalah gerbang pertama perjalanan. Dengan menghubungkan parkir, transportasi, dan wisata, kami ingin menciptakan ekosistem yang tidak hanya efisien, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi, sosial, dan budaya bagi daerah.”


🚗 Smart Parking System: Pintu Masuk Ekosistem

MSM memulai inovasi dari sektor parkir dengan membangun sistem Smart Parking berbasis teknologi:

  • Barrier Gate UltraGuard & M-Gate: dilengkapi ANPR (Automatic Number Plate Recognition), sensor loop, dan RFID.

  • M-POS & Tap & Go: perangkat kasir digital berbasis QRIS, NFC, e-wallet, dan kartu tol.

  • Dynamic Pricing: penyesuaian tarif otomatis berdasarkan jam sibuk, hari libur, dan event khusus.

  • Dashboard PAD Real-Time: terkoneksi dengan Dishub & Pemda untuk mencegah kebocoran retribusi.

  • Program “Jukir Bermartabat”: pelatihan jukir menjadi operator digital, memastikan transformasi sosial inklusif.

Dengan sistem ini, pemerintah daerah dapat memantau Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara langsung, sementara pengguna menikmati pengalaman parkir cepat, aman, dan tanpa tunai.


🚌 Smart Transportation System: Mobilitas Terintegrasi

Layanan transportasi publik dan privat juga dimasukkan ke dalam ekosistem:

  • Tap on Bus/Train: pembayaran cashless menggunakan QRIS atau kartu e-money.

  • Ride-Sharing & Car Sharing: integrasi parkir dengan layanan ojek online, shuttle bus, dan kendaraan berbagi.

  • AI Traffic Analytics: analisis data lalu lintas untuk pengaturan mobilitas kota secara adaptif.

  • EV Ecosystem: pemasangan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di parkiran modern.

MSM Parking Group melihat transportasi sebagai jembatan yang menghubungkan parkir dengan destinasi wisata, menciptakan alur perjalanan yang mulus.


🎟️ Smart Tourism System: Wisata Digital Terpadu

Melalui unit bisnis KelolaWisata.com dan TIXBooth, MSM memperkenalkan Smart Tourism:

  • E-ticketing untuk objek wisata, konser, hingga event olahraga.

  • Tourism Pass: satu QR untuk parkir, transportasi, dan tiket wisata.

  • KelolaWisata.com: platform reservasi terpadu untuk destinasi, transportasi, dan akomodasi.

  • AR/VR Guide: pengalaman wisata berbasis realitas digital, memberikan informasi interaktif di setiap titik destinasi.

Dengan sistem ini, wisatawan dapat merencanakan perjalanan dari A sampai Z hanya melalui satu aplikasi.


💡 Manfaat Bagi Semua Pihak

Ekosistem ini dirancang agar memberikan keuntungan kepada seluruh stakeholder:

  • Pemerintah Daerah: PAD naik signifikan, kebocoran hilang, transparansi fiskal meningkat.

  • Masyarakat: akses mudah ke layanan parkir dan transportasi, bebas pungli, lebih aman.

  • Wisatawan: perjalanan seamless dari parkir → transportasi → destinasi wisata.

  • Investor: skema revenue sharing & franchise dengan ROI 3–5 tahun.


📊 Studi Kasus & Implementasi

Beberapa proyek implementasi yang sudah berjalan antara lain:

  • Karimun (Kepri): Digitalisasi 51 titik parkir dengan dashboard PAD real-time, target kontribusi Rp1 miliar PAD/tahun.

  • Bandung (Jawa Barat): Smart Parking untuk kawasan residensial dengan teknologi ANPR + RFID.

  • Pasuruan (Jawa Timur): Parkir kawasan industri terintegrasi dengan sistem transportasi karyawan.

  • Surabaya (Jawa Timur): Uji coba Tap & Go di lebih dari 2.800 toko ritel.

  • Jakarta & Solo: Dashboard transparan untuk Pemda dalam mengawasi pendapatan parkir.


🗺️ Roadmap 2025–2030

  1. 2025: Digitalisasi parkir di kota-kota utama.

  2. 2026: Integrasi transportasi publik dengan QRIS & ride-sharing.

  3. 2027: Peluncuran Tourism SuperApp.

  4. 2028: Ekspansi ke Batam, Surabaya, IKN Nusantara.

  5. 2029–2030: Ekspansi regional ke ASEAN (Malaysia, Filipina, Vietnam).


✨ Visi Masa Depan

Dengan kombinasi teknologi, regulasi, dan inovasi sosial, MSM Parking Group berkomitmen menciptakan Smart Mobility & Tourism Hub yang menjadi standar baru untuk kota cerdas di Asia Tenggara.

“Kami percaya parkir bukan sekadar bisnis, tapi fondasi membangun transportasi berkelanjutan dan pariwisata digital Indonesia,” tegas Yoel Liem Yusnarto.


Bagikan:

Tinggalkan Komentar