Tapaktuan, KBBACEH.news – Pencarian terhadap korban hanyut terseret arus sungai, Safri Yunita (32), warga Gampong Ie Dingin, Kec. Meukek, Kab. Aceh Selatan, diperpanjang.
Korban diduga hanyut terseret arus deras saat menyeberang sungai pulang dari kebun bersama suaminya, Khalidin (49) dan anaknya pada Rabu (26/10/2022) sore.
Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan terdiri dari Satgas SAR Aceh Selatan, Basarnas Pos Meulaboh, BPBD, TNI/Polri dan TNI AL Pos Tapaktuan, beserta masyarakat sejak Kamis (27/10) hingga Minggu (30/10), namun korban belum juga ditemukan.
Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, Mayfendri kepada wartawan di Tapaktuan, Senin (31/10/2022) mengatakan, korban diduga hanyut sejak Rabu (26/10) sore.

“Setelah dilakukan pencarian hingga Minggu (29/10) dengan menyisir kawasan sungai dan laut, namun korban belum juga ditemukan,” katanya.
Mayfendri menyebutkan, tim gabungan akan menambah waktu pencarian hari ini (Senin) dengan menyisir lokasi-lokasi yang dicurigai sebelumnya dilewati korban.
“Tim gabungan berserta masyarakat saat ini sedang menyisir area kebun pala, dan aliran sungai,” ucapnya.
Sebagaimana diberitakan, korban hanyut terseret arus deras saat menyeberang sungai bersama suaminya, Khalidin (49) dan anaknya ketika hendak pulang ke rumah di Gampong Ie Dingin.
Khalidin yang sedang menggendong anak perempuannya berhasil menyeberang sungai sedangkan korban hanyut terseret arus. Sehingga dilakukan pencarian oleh personil Damkar 02 Meukek, TNI/Polri dan masyarakat setempat.
Hingga menjelang malam, upaya pencarian terhadap korban terus dilakukan di sepanjang pinggiran aliran sungai, namun korban belum berhasil ditemukan. (IS/Red).