Tapaktuan.KBBAceh.news – Masyarakat menyurati PT. Beri Mineral Utama (BMU) untuk Pinjam Pakai Alat Berat stempel (speed boat), Kamis (31/8/2023).
Surat permohonan bantuan tersebut secara resmi di tujukan kepada PT.BMU dengan Kop Surat Organisasi Stempel/Speed Boat Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan.
Surat tersebut tertanggal (23/8/2023) yang ditandatangani oleh Suid Ahmad selaku Kepala Desa Lawe Melang dan Usuluddin ketua Stempel serta diketahui oleh Muklis Anwar. S.Pi Camat Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan .
Organisasi Stempel / Speed boat dan Pemuda Jambur Teka Desa Lawe Melang mengajukan surat permohonan pada PT BMU untuk dapat memberikan bantuan alat beratnya, di pinjam pakai untuk melakukan pengerukan pelabuhan stempel (speed boat) masyarakat jambur teka desa lawe melang karena telah terjadi pendangkalan akibat bencana alam beberapa waktu yang lalu.
kepala desa lawe melang, Suid Ahmad saat dikonfirmasi KBBAceh.news membenarkan tentang kebenaran pengerukan pelabuhan stempel lawe melang akibat pendangkalan di Jambo Teka Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan.
Kepala Desa lawe melang membenarkan informasi yang dimaksud, Ia mengatakan atas nama masyarakat lawe melang mengucapkan terimakasih pada PT.BMU atas atensi dan rasa kepedulian perusahaan pada masyarakat lawe melang kecamatan kluet tengah kabupaten Aceh Selatan.
“Semoga Kebaikan akan Dibalas Dengan Kebaikan oleh Yang Maha Kuasa,” Ujar Suid Ahmad Kecik lawe melang mengakhiri pembicaraannya dengan KBBAceh.news melalui telpon selulernya.

Berdasarkan surat tersebut PT BMU merespon dengan positif permohonan bantuan dari masyarakat dimaksud dengan mengirimkan satu unit alat beratnya ke lokasi pelabuhan stempel, pada senin (28/8/2023) dan selesai dikerjakan Rabu (30/8/2023) sore, pekerjaan pengerukan pendakalan pelabuhan stempel tersebut.
Segala biaya operasional alat berat seperti mobilisasi, trado, operator, BBM dan konsumsi serta biaya lainnya ditanggung oleh pihak perusahaan
Dari komfirmasi yang dilakukan oleh awak media pada managemen perusahaan tentang biaya yang mesti dikeluarkan perhari.
Maka pihak perusahaan memperkirakan biaya operasional alat berat dan lainnya berkisar Rp. 10 juta per harinya.
Akan tetapi semua biaya tersebut berdasarkan keterangan managemen PT BMU bantuan pinjam pakai satu unit alat beratnya ke lokasi pelabuhan stempel sebagai bentuk kepedulian sosial Perusahaan untuk kepentingan masyarakat Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.
Semua penjelasan dan keterangan ini di sampaikan pihak perusahaan sebagai laporan yang bersifat transparan dan akuntabel sehingga tidak ada prasangka dan saling curiga di antara masyarakat Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan dalam menyikapinya.(*)