By Dr Khairuddin, S.Ag,. MA
KBBAceh.News | Tapaktuan – Ketika kita berbicara tentang jihad, sering kali yang muncul dalam pikiran kita adalah gambaran medan perang, bentrokan fisik, dan pertempuran yang menguras tenaga. Namun, jika kita kembali melihat makna jihad dalam Al-Qur’an, terutama dalam QS. Al-Baqarah: 218, kita akan menemukan bahwa jihad jauh lebih luas dan mendalam dari yang kita bayangkan.
Jihad bukan hanya tentang pertempuran fisik di medan perang. Jihad adalah tentang perjuangan untuk memperjuangkan apa yang benar, untuk menegakkan keadilan, dan untuk menjaga kesejahteraan umat manusia di jalan Allah. Jihad adalah pengorbanan yang dilakukan dengan tulus, dengan niat semata-mata untuk mencari ridha-Nya.
Kata وَجَاهَدُوا (dan mereka berjihad) dalam ayat tersebut bukan hanya mengingatkan kita tentang peperangan fisik. Ini mengajarkan kita tentang perjuangan yang lebih besar, yaitu perjuangan dalam kehidupan sehari-hari untuk melakukan yang terbaik dalam segala hal yang kita lakukan.
Perjuangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Bayangkanlah kehidupan kita sebagai sebuah perjalanan panjang menuju tujuan yang mulia. Setiap langkah yang kita ambil adalah bentuk perjuangan, setiap keputusan yang kita buat adalah bagian dari jihad kita di jalan Allah. Jika kita bekerja dengan niat yang ikhlas, berusaha menolong sesama, menjaga lisan dan hati kita dari keburukan, itu semua adalah bentuk jihad kita. Setiap amal baik yang kita lakukan, meskipun tampak kecil, merupakan bagian dari jihad kita untuk memperbaiki dunia ini.
Sebagai contoh, ketika kita bangun pagi untuk bekerja mencari nafkah dengan niat yang baik, agar bisa memberi makan keluarga dan membantu sesama, itu adalah bentuk jihad yang sangat mulia. Jihad tidak harus selalu berhubungan dengan peperangan fisik, tetapi juga dengan segala usaha kita untuk melakukan hal yang benar dan bermanfaat.
Jihad dalam Konteks Sosial dan Keluarga
Mari kita lihat dalam kehidupan keluarga. Dalam rumah tangga, seorang suami dan seorang istri sama-sama berperan dalam perjuangan untuk mendidik anak-anak mereka, mengatasi tantangan hidup, dan menjaga keharmonisan keluarga. Ini adalah jihad dalam konteks yang sangat praktis. Setiap kali kita berusaha memperbaiki hubungan dengan pasangan kita, setiap kali kita bersabar dan memberi perhatian pada anak-anak, itu adalah jihad untuk menciptakan keluarga yang bahagia dan harmonis. Tugas kita untuk mendidik anak-anak dengan nilai-nilai yang baik adalah bagian dari jihad yang membawa manfaat besar bagi generasi mendatang.
Jihad dalam Pekerjaan dan Berkontribusi untuk Masyarakat
Ketika kita bekerja di tempat kerja, apakah itu di kantor, toko, atau di rumah sebagai ibu rumah tangga, kita sebenarnya sedang berjuang. Perjuangan kita untuk bekerja dengan amanah, menjaga integritas, dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat adalah bagian dari jihad kita. Setiap orang yang bekerja dengan tekun, jujur, dan berusaha memberikan manfaat untuk orang lain, dia sedang melakukan jihad dengan cara yang sangat mulia. Ini adalah jihad dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik, baik itu dalam skala kecil maupun besar.
Jihad, Hijrah, dan Iman: Tiga Langkah Menuju Kehidupan yang Lebih Baik
Ingatlah bahwa dalam ayat tersebut, jihad selalu dikaitkan dengan iman dan hijrah. Ketiganya berjalan beriringan, seperti sebuah perjalanan yang tidak bisa terpisahkan. Iman memberi kita arah dan tujuan, hijrah mengarahkan kita untuk meninggalkan segala bentuk keburukan dan menuju kebaikan, dan jihad adalah usaha maksimal untuk menjaga dan meningkatkan kebaikan tersebut.
Kita semua sedang dalam proses hijrah, berusaha untuk menjadi lebih baik setiap harinya, meninggalkan kebiasaan buruk dan menggantinya dengan perbuatan yang lebih baik. Proses hijrah ini mungkin tidak mudah, tetapi inilah esensi kehidupan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Setiap langkah kita untuk menjadi lebih baik, untuk bertumbuh dalam iman dan amal, adalah bagian dari jihad yang mengarah kepada perubahan positif dalam hidup kita.
Dari paparan diatas dapat disimpulkan bahwa Mungkin kita tidak akan pernah berada di medan perang, namun setiap hari kita menghadapi tantangan hidup yang tidak kalah besar. Jihad dalam kehidupan sehari-hari adalah tentang bagaimana kita menghadapi segala tantangan ini dengan penuh kesabaran, ikhlas, dan dengan niat untuk mencari ridha Allah. Jihad adalah perjuangan kita untuk membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik, dimulai dari diri kita sendiri, keluarga kita, tempat kerja kita, dan masyarakat sekitar kita.
Ingatlah bahwa setiap amal baik yang kita lakukan, meskipun kecil dan tampak sederhana, itu adalah bagian dari jihad kita di jalan Allah. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk terus berjihad dalam kehidupan ini, dengan niat yang tulus untuk memperbaiki diri dan dunia di sekitar kita.
Renungan Akhir: Apakah kita sudah berjuang dengan sungguh-sungguh hari ini? Apa saja yang bisa kita lakukan untuk membuat hari-hari kita lebih bermanfaat? Dalam setiap langkah kita, mari kita niatkan semua untuk Allah, agar perjuangan kita menjadi amal yang mulia. وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ – semoga kita semua diberikan kekuatan untuk terus berjihad di jalan-Nya. (Red)