Tapaktuan, KBBAceh.news – Pada saat operasi apapun yang membutuhkan darah di rumah RSUDYA selalu saja para keluarga pasien sibuk dan sulit untuk mendapatkan darah disebabkan keterbatasan penyediaan darah RSUDYA hanya mampu menyediakan sekantong darah bagi pasien yang membutuhkannya
Akibatnya para keluarga pasien menjadi pontang panting berusaha mengumpulkan kaum kerabat sampai-sampai usaha untuk mendapatkan darah itu di sebar ke setiap WhatsApp grup yang ada memohon bantuan pertolongan kepada siapapun yang dapat mendonorkan darahnya untuk keluarga mereka yang sedang membutuhkan darah
Sudah sepantas dan sepatutnya PMI Aceh Selatan sebagai organisasi bertanggung jawab atas pelayanan darah di Kabupaten Aceh Selatan
Oleh karena itu PMI daerah Kabupaten Aceh Selatan (Unit Transfusi Darah PMI) wajib bagi PMI memiliki “Bank Darah” di Aceh Selatan
Bank Darah berfungsi untuk mengumpulkan, menyimpan dan mengolah darah para pendonor agar siaga dan siap selalu untuk kebutuhan Transfusi darah baik kebutuhan rumah sakit maupun untuk kebutuhan fasilitas kesehatan lainnya
PMI Aceh Selatan punya peran sangat penting untuk pelayanan penyediaan dan kesediaan darah di kabupaten Aceh Selatan sebagai bahagian tugas pokok dan fungsi serta tanggung jawabnya
Saran sebagai solusi yang dapat kami tawarkan kepada PMI Aceh Selatan, lakukan kampanye dan edukasi yang dapat menyentuh dan membangkitkan empati masyarakat Aceh Selatan supaya dengan segala kerelaan dan kesadarannya dapat menjadi donor darah bagi sesama masyarakat di kabupaten Aceh Selatan
Semua harapan ini akan sirna dan sia-sia bila Pemerintah daerah tidak dapat memberikan anggaran yang memandai untuk PMI Aceh Selatan, untuk itu keluhan dan harapan masyarakat pada pemerintah Manis kiranya alokasi anggaran bantuan yang diberikan untuk PMI selama ini antara 200 Jt s/d 300 Jt/TA mesti dapat di respons untuk di tingkatkan lagi karena :
“Setetes Darah Kita Adakah Nyawa Bagi Sesama dan Satu Nyawa Manusia Tidak Sebanding Harganya Dengan Sejuta Bangunan Yang Ada ” (Red)