KBBAceh.News | Jakarta – Tidak sedikit nasabah pengguna pinjaman online (pinjol) saat ini masih menghadapi gangguan berupa panggilan spam dan teror dari debt collector (DC), bahkan setelah mencoba berbagai cara pemblokiran.
Dalam kondisi tersebut, menjaga keamanan data pribadi dan mental tetap stabil sangat penting, terutama di awal bulan saat pengeluaran sedang tinggi.
Baru-baru ini, seorang pengguna membagikan pengalamannya setelah mengecek data melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hasilnya, beberapa pinjaman meskipun bernilai kecil seperti Rp17.000, tetap tercatat di SLIK.
“Namun, banyak pula pinjol yang belum terdaftar secara resmi di sistem tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua pinjol memberikan laporan ke OJK,” demikian seperti dikutip dari tayangan video YouTube Desi Sutriani, Senin, 4 Agustus 2025.
Lebih lanjut ia menyebut, banyak pengguna mengeluhkan masih menerima SMS atau telepon dari nomor-nomor tidak dikenal meskipun sudah memblokirnya.
“Tak jarang, mereka juga menerima kode verifikasi tanpa permintaan. Jika tidak hati-hati, kondisi ini bisa dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk membajak aplikasi lain,” ungkapnya.
Berikut ini adalah panduan yang direkomendasikan untuk meningkatkan keamanan data dan menghindari gangguan dari nomor-nomor tidak dikenal. Antara lain:
– Buka aplikasi Google Chrome.
– Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas, lalu pilih Setelan.
– Masuk ke bagian Alamat dan lainnya.
– Matikan opsi Simpan dan isi alamat agar informasi pribadi tidak otomatis terisi.
– Masuk ke Setelan HP.
– Pilih menu Google, lalu klik Semua layanan.
– Cari dan nonaktifkan opsi Berbagi nomor telepon.
Ini akan mencegah nomor telepon Anda digunakan secara otomatis oleh layanan pihak ketiga.
Masih di pengaturan Google, nonaktifkan fitur Isi otomatis kode verifikasi dari SMS.
Hal tersebut mencegah aplikasi secara otomatis menerima kode verifikasi tanpa seizin Anda.
Dengan mematikan browser default, aplikasi pihak ketiga tidak bisa langsung mengakses data dari browser Anda, termasuk kode OTP atau informasi login.
– Langsung blokir nomor-nomor yang mencurigakan.
– Hindari membalas pesan WhatsApp dari pihak yang mengaku sebagai DC dan menanyakan posisi atau alamat Anda.
Biasanya mereka menggunakan trik seperti mengaku sebagai kurir atau menanyakan keberadaan Anda, padahal tujuan sebenarnya adalah meneror.
Selain itu, sebaiknya lindungi privasi media sosial dengan mengganti nama dan foto profil media Anda jika perlu.
Kemudian, atur privasi agar hanya teman terpercaya yang bisa melihat informasi pribadi Anda.
Jangan pernah menyebarkan data pribadi atau keluarga di platform publik.
Banyak orang ingin membayar utangnya, namun terkendala kondisi keuangan.
Harap dicatat, jangan biarkan tekanan membuat Anda stres atau bahkan menambah utang baru.
Dengan mengatur keamanan data sejak awal, Anda bisa lebih tenang dan fokus menyelesaikan kewajiban secara bertahap.
“Semakin dikejar-kejar, justru semakin malas untuk membayar. Jangan paksa, beri waktu dan jaga martabat,” ujarnya.
Semoga langkah-langkah ini membantu dan menjadi mood booster di awal bulan. Jangan lupa lakukan pengaturan privasi sekarang juga. (Red)