Tunjangan 1,8 Juta Guru PNS, PPPK, dan Honorer Ditransfer Langsung ke Rekening

Tunjangan 1,8 Juta Guru PNS, PPPK, dan Honorer Ditransfer Langsung ke Rekening
Prof. Abdul Mu’ti: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Jakarta, KBBAceh.news – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa sebanyak 1.869.766 guru PNS, PPPK, dan honorer akan menerima tunjangan yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing.

Perinciannya; sebanyak 1.476.964 guru ASN PPPK maupun PNS ditransfer langsung dari pusat ke rekening masing-masing guru.

Lalu, sebanyak 392.802 guru honorer atau non-ASN ditransfer langsung dari rekening Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Transfer langsung tanpa mekanisme mampir ke rekening pemda ini diharapkan sebagai hadiah Lebaran dari pemerintah untuk para guru,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam laporannya pada peluncuran kebijakan penyaluran tunjangan guru aparatur sipil negara (ASN) daerah langsung ke rekening guru penerima di Jakarta, Kamis (13/3).

Menteri Mu’ti menyampaikan, transfer langsung akan dilaksanakan mulai bulan ini. Syaratnya data nomor rekening sudah terverifikasi dan tervalidasi.

Saat ini, kata Menteri Mu’ti, proses verifikasi dan validasi data nomor rekening masih terus berlangsung.

“Dana akan ditransfer apabila data-data telah sesuai,” tutur Mendikdasmen.

Peluncuran mekanisme baru penyaluran tunjangan guru ASN dilakukan Presiden Prabowo Subianto, didampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti dan Menko PMK Pratikno.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi dalam sektor pendidikan guna memastikan tunjangan diterima lebih cepat, efisien, dan akuntabel.

“Saya menyambut baik inisiatif Kemendikdasmen meluncurkan mekanisme baru, dengan mengirim tunjangan guru ASN daerah langsung ke rekening guru,” kata Presiden Prabowo.

Dia menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun bangsa dan mencapai kesejahteraan. Oleh karena itu, pemerintah menempatkan pendidikan di posisi teratas dalam anggaran negara. 

“Sesungguhnya dalam pembangunan suatu bangsa, satu-satunya jalan menuju keberhasilan suatu negara, keberhasilan suatu bangsa, pada dasarnya adalah pendidikan. Pendidikan akan menentukan apakah bangsa itu bisa jadi sejahtera, bisa jadi makmur,” tuturnya.

Presiden menegaskan pemerintah sangat berpihak pada dunia pendidikan. Salah satunya dibuktikan dengan penyaluran tunjangan guru langsung ke rekening penerima.

“Birokrasi harus cepat, efisien, dan tepat agar tidak ada pungutan-pungutan. Jangan bikin rakyat susah,” ujarnya.

Prabowo pun mendorong para guru untuk menjadi pendidik yang hebat. Guru hebat akan menghasilkan generasi bangsa yang unggul. (Sumber, JPNN.COM)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar